Portal Berita Papua Barat

Menteri PPPA Jadikan Biak Tempat Kampanye Eksistensi Laki-Laki-Perempuan di Indonesia

0 24
Mentri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise (Foto : Istimewa)

Biak,Papuabaratoke.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise, menjadikan Kabupaten Biak, Papua, sebagai tempat kampanye, eksistensi laki-laki dan perempuan pertama di Indonesia.

Hal itu terlaksana pada kunjungan kerja Yohana Yembise di Biak, dengan menggelar dialog terbuka yang diikuti puluhan peserta laki-laki dan perempuan, 15 Desember 2017 lalu.

Dialog yang dilaksanakan tersebut sebagai upaya mengurangi angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di daerah setempat. Untuk itu, diskusi yang dikemas dalam dialog tersebut melibatkan laki-laki dan perempuan.

Dia mengatakan, tujuan utama diselenggarakannya dialog tersebut untuk mengkampanyekan eksistensi laki-laki dan perempuan.

“Yakni ‘He for She’ adalah kampanye PBB dan menjadi kampanye global untuk melindungi perempuan karena selama ini laki-laki masih mendominasi dan menguasai dunia pembangunan,” ucapnya.

“Kali ini pertama di Indonesia, saya lakukan di Biak, supaya dapat melihat cara pandang, eksistensi bapak kepada ibu dan sebaliknya untuk melindungi perempuan dan anak,” tegas Yohana.

Sebab lanjut dia, dalam implementasi Undang-undang (UU) Nomor 17 tahun 2016, diterapkan pertama kali di Sorong, Papua Barat. Sehingga Biak diharapkan menjadi daerah yang dapat membawa perubahan untuk Indonesia.

“Maka kita harus membuat perubahan dengan cara deklarasi,” kata Yembise seperti dikutip melalui akun resmi Humas Pemkab Biak Numfor.

Ketua Dewan Adat Papua Biak Numfor, Yan Pieter Yarangga mengatakan, laki-laki untuk perempuan bukanlah hal baru. Namun melalui kesempatan (Dialog) ini mesti ditindaklanjut keberadaan dan hubungan sesuai dengan apa yang telah diprogramkan melalui Menteri PPPA.

“Untuk itulah, tambah Yarangga, perempuan dan anak harus mendapat perlakuan yang sama dengan laki-laki,” tambahnya.

Kepala Distrik Biak Timur, Paul Dimara mewakili Bupati menyampaikan apresiasi kepada menteri PPPA dan dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan KB yang harus melakukan advokasi hubungan antara ibu, bapak, anak secara menyeluruh lewat berbagai cara.

Baca Juga:  Kapolda Papua : Kelompok Kriminal Bersenjata di Tembagapura “Kita Siap Hadapi dan Bereskan”

Kata dia, untuk mendapat pengakuan, perlindungan terhadap hak-hak asasi yang sama sehingga laki-laki tidak menopoli dalam segala hak. Lewat kesempatan itu, Yohana menyerahkan bantuan berupa pakean seragam dan tas sekolah kepada anak SMP.

Editor :Kris Tanjung
Penulis : Hanas Warpur
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com