Portal Berita Papua Barat

Optimalkan Fungsi FKTP, BPJS Kesehatan Tuntaskan 144 Diagnosa

0 6
Kepala Bidang Penjamin Rujukan BPJS Kesehatan Wilayah Papua Barat, M. Taufik Sofrizal. Foto (THX/PBOKE)

Manokwari, Papuabaratoke.com – Kepala Bidang Penjamin Rujukan BPJS Kesehatan Kantor Wilayah Papua Barat, M. Taufik Sofrizal, mengatakan, Puskesmas di Manokwari dan Manokwari Selatan belum dilengkapi sarana dan prasarana sesuai standar.

Dari dua kabupaten ini, setidaknya terdapat 144 diagnosa yang belum tuntas. Penyebabnya, keberadaan dokter yang belum didukung sarana-prasarana yang memadai.

Dinas Kesehatan diharapkan mengambil tindakan untuk melengkapi peralatan yang memadai Hal ini diungkapnya saat Peer Rivew Diagnosa Non Spesialistik dan Monitoring Spesialis bagi FKTP Manokwari dan Manokwari Selatan. Tujuannya, mengoptimalkan fungsi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebagai gate keeper pelayanan premier.

“Dokter sudah dituntut untuk menuntaskan 144 diagnosa berdasarkan konsil kedokteran Indonesia. Tapi jika tidak didukung sarana dan prasarana yang memadai, dokter tidak bisa menuntaskan diagnosa itu,” ujarnya, Jumat (4 Agustus 2017).

Berdasarkan data Tahun 2016, diagnosa terbanyak yang dirujuk FKTP berdasarkan luaran aplikasi primary care (P-Care) antara lain termasuk dari 144 diagnosa yang harusnya tuntas di FKTP. Diantaranya, non insulin depend diabetes melitus without complivation sebanyak 104,983 kasus dan essential hypertension 175,678 kasus.

“Artinya, masih banyak kasus-kasus yang harus penatalaksanaannya tuntas di FKTP, namun masih dirujuk ke FKRTL (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tungkat Lanjutan),” tandasnya (THX/PBOKe)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!