Portal Berita Papua Barat

Awal Tahun, Harga Telur Merangkak Naik

3
Harga Telur Merangkak Naik
Harga Telur Merangkak Naik. Foto:(Ist)

Manokwari, Papuabaratoke.com – Harga Telur Merangkak Naik.  Pedagang telur di sejumlah pasar di Papua Barat, khususnya di Kota Manokwari yang tergabung dengan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) membenarkan bahwa harga telur masih merangkak naik.

Hal ini dibuktikan tingginya harga telur yang dikarenakan kesediaan telur berkurang drastis di sejumlah distributor.

Erna salah satu pedagang sembako di Pasar Sanggeng Kota Manokwari, dijumpai, Papuabaratoke.com, Rabu (03/01/2018) menuturkan, kenaikan sudah terjadi menjelang hari raya Natal 2017 hingga tahun baru 2018.

Dan ia berkata, kenaikan memuncak H-2 puncak perayaan pergantian tahun. Karena beberapa distributor agen telur menyatakan stock telur kosong.

“Akibatnya kami para pedagang pengencer telur sedikit kebingungan. padahal jumlah permintaan masyarakat cenderung meningkat,” ungkapnya.

Disebutkan, harga jual telur yang berkisar Rp 50 ribu per rak naik menjadi Rp 65 ribu. Kemudian mengalami kenaikan sampai hari ini sekitar Rp 95 hingga 150 ribu per rak telur.

Informasi yang dihimpun terkait kenaikan harga, memang terjadi karena stok terlur yang terbatas. Selain itu, juga dinilai kurangnya pengawasan tim pengendali inflasi daerah (Pasar) yang cenderung tak maksimal melakukan kontrol kenaikan harga menjelang hari raya besar keagamaan.

Bukan hanya itu, di Papua Barat khususnya, masih mengandalkan pasokan telur dari daerah lain, seperti Makassar dan Surabaya. Hal ini belum dimaksimalkannya para peternak lokal ayam petelur yang saat ini memilki produksi terbatas.

Untuk itu, dibutuhkan perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) setempat guna memberdayakan atau melakukan pendampingan bagi para peternak lokal ayam petelur.

Editor : Kris Tanjung
Penulis : Adrian Kairupan
Comments
error: Content is protected !!