Portal Berita Papua Barat

BEI Target Pimpin Bursa Efek Asia Tenggara 2020

0 35

Manokwari, Papuabaratoke.com – Direktur Utama BEI, Tito Sulistio, memproyeksikan BEI menjadi bursa efek terkemuka di Asia Tenggara Tahun 2020. Saat ini manajemen BEI sedang fokus untuk meningkatkan empat pilar utama.

Diantaranya, penambahan jumlah investor aktif, peningkatan jumlah perusahaan tercatat, penguatan Anggota Bursa dan penguatan ketahanan industri Pasar Modal Indonesia.

Sesuai rilis yang diterima Pboke.com, Kamis (22 Juni 2017), terdapat 187.268 investor yang aktif bertransaksi Tahun 2016. Angka ini meningkat 21,3% dari tahun sebelumnya.

Sementara, jumlah investor aktif Tahun 2016 mencerminkan 35% dari total 535.994 investor yang terdaftar di Single Investor Identification (SID). umlah ini meningkat 23,47% dari jumlah SID akhir tahun 2015.

Kinerja BEI juga mencapai sasaran hampir seluruh indikator pertumbuhan Bursa. Nilai kapitalisasi pasar BEI naik 18,09%, dengan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah BEI sebesar Rp.5.919 Triliun.

Pencapaian transaksi harian juga meningkat 30,09% dan mencapai nilai transaksi tertinggi sepanjang sejarah BEI sebesar Rp.189 Triliun. Rata-rata frekuensi transaksi harian tumbuh 19,20%, dan mencapai frekuensi transaksi harian tertinggi 433 ribu kali.

Sedangkan rata-rata volume transaksi harian juga tumbuh 32,04% dengan pencapaian volume transaksi tertinggi Rp.36 Mikyar saham.
Selin itu, tingkat imbal hasil IHSG 2016 adalah yang kelima, tertinggi diantara bursa-bursa dunia dan peringkat dua di kawasan Asia Pasifik. Bahkan dalam 10 tahun terakhir, (2006-2016) tingkat imbal hasil IHSG adalah yang tertinggi diantara bursa-bursa utama dunia. (ANH/Pboke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com