Portal Berita Papua Barat

Kemenpar dan BKSDA Komit Dorong Kualitas Kerajinan Tangan Mama Papua

0 47
Kerajinan Tangan Mama Papua
Kerajinan Tangan Mama Papua – Kepala Balai Besar KSDA Papua Barat, R. Basar Manullang dan rombongan Kemenpar serta DPRD Kota Sorong dan peduli lingkungan bersama pengrajin mama-mama papua usai melihat langsung kerajinan tangan yang di buat oleh mama mama papua seperti noken di Jalan Victori kilo 10 Komplex Kokoda, Kota Sorong, Kamis (15/3/2018).(Foto: Foto-Sumarni/PBOKe)
Sorong, Papuabaratoke.com – Kerajinan Tangan Mama Papua.  Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua Barat komitmen mendorong peningkatan kualitas kerajinan tangan mama-mama papua di Papua Barat.

Hal ini terungkap saat kunjungan Kepala Balai Besar KSDA Papua Barat, R.Basar Manullang dan rombongan Kemenpar serta DPRD Kota Sorong dan peduli lingkungan di pengrajin mama-mama papua guna melihat langsung kerajinan tangan yang di buat oleh mama mama papua seperti noken di Jalan Victori kilo 10 Komplex Kokoda, Kota Sorong, Kamis (15/3/2018).

Kepala Balai Besar KSDA Papua Barat R. Basar Manullang menuturkan, masyarakat menjadi subjek utama dalam pembangunan. Karenanya perlu mendapat dorongan pemerintah sehingga mampu meningkatkan aktivitas produk kerajinannya agar dapat menarik dan berdaya saing.

“Apalagi produk-produk (Kerajinan tangan, red) ini adalah melekat dengan budaya masyarakat di sini seperti noken sebagai lambang perdamaian lambang kehidupan yang damai,” katanya.

“Maka harus dikembangkan dan pemerintah sudah punya kesepakatan untuk mendukung program ini sehingga bisa diberdayakan dan kegiatan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” sambungnya.

Kepala Balai BKSDA Papua Barat, R.Basar Manullang, saat berkunjung dan melihat langsung kerajinan tangan yang di buat oleh mama mama papua seperti noken di Jalan Victori kilo 10 Kompleks Kokoda, Kota Sorong, Kamis (15/3/2018).(Foto: Sumarni/PBOKe)

 

“Stidaknya perlu ada intervensi regulasi pemerintah atau campur tangan pemerintah secara langsung baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam meningkatkan aspek marketing produk-produk dari masyarakat. Sebagai contoh kecil saja bagaimana kalau pemerintah daerah mewajibkan aparat pemerintah pada hari-hari tertentu gunakan seragam batik dan noken,” ucapnya lagi.

Menurut dia peningkatan kapasitas desain produk harus didorong sehingga menarik dan mampu bersaing. Saat ini dapat memanfaatkan media sosial yakni menjual produk secara online.

Anggota DPRD Kota Sorong Syafruddin Sabonama, mengapresiasi pertemuan yang gagas oleh komunitas peduli lingkungan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan bahwa di sudut kota ini masih ada masyarakat Marginal yang jauh dari perhatian.

Baca Juga:  Safari Ramadhan Pangdam XVIII/Kasuari di Kodim 1704/Sorong

“Sehingga, kunjungan kami kedatangan kami hari ini mudah-mudahan pintu masuk usaha pemerintah dan semua stakeholder melihat dan mengambil peran untuk kerja bersama,” ujarnya.

“Seandainya seluruh ASN yang ada di Provinsi Papua Barat menggunakan noken, berarti akan mendorong orang orang asli papua untuk kreatif membuat kerajinan noken. Dan akan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat di papua,” tambahnya.

Penulis : Sumarni
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!