Portal Berita Papua Barat

Pertumbuhan Ekonomi PB Triwulan II 2017 Lamban

4

Manokwari, Papuabaratoke.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat mencatat pertumbuhan ekonomi Papua Barat sebesar 2,01 persen (year on year) Triwulan II 2017.

Jika dibanding dengan periode yang sama Tahun 2016, pertumbuhan ekonomi di Papua Barat diklaim lamban.
Drs. Jerison Sumual, MM, Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Papua Barat, mengatakan dari sisi produksi, pertumbuhan didorong hampir seluruh lapangan usaha. Dengan pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan besar dan eceran 10,24 persen.

Begitu juga dengan transportasi dan pergudangan 9,64 persen, diikuti penyedia akomodasi makanan dan minuman 8,25 persen. Sedangkan, kontraksi tertajam dicapai lapangan usaha pertambangan dan penggalian sebesar 3,37 persen. “Ekonomi Papua Barat Triwulan II 2017 terhadap triwulan sebelumnya mengalami kontraksi sebesar 4,40 persen. Pengelolaan yang paling tajam kontraksinya yaitu 15,29 persen,” ujarnya, Senin ((7 Agustus 2017) di gedung BPS Papua Barat.


Menurut dia, dari sisi pengeluaran lebih disebabkan terkontraksinya ekspor luar negari -13,24 persen. Pertumbuhan tertinggi komponen pengeluaran konsumsi lembaga non profit yang melayani rumah tangga yang tumbuh 16,13 persen.

Dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Papua Barat Triwulan II 2017, perdagangan besar dan eceran seperti reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 0,63 persen, diikuti konstruksi 0,55 persen.
“Administrasi pemerintahan, pertanahan dan jaminan sosial wajib sebesar 0,52 persen, pertanian, kehutanan dan perikanan 0,26 persen. Sementara pertambangan dan penggalian mengalami pertumbuhan negatif tertajam 0,70 persen,” terangnya. (THX/PBOKe)

Comments
error: Content is protected !!