Portal Berita Papua Barat

Satgas Pangan Res Manokwari Temukan Beras Lebihi HET

0 73
Beras Lebihi HET, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Manokwari
Beras Lebihi HET – Kasatgas Pangan Polres Manokwari Kasat Reskrim Polres Manokwari AKP Indro Rizkiadi, saat ditemui Papuabaratoke.com, Selasa (16/1/2018). (Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)

Manokwari,Papuabaratoke.com – Beras Lebihi HET.  Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Manokwari, yang melakukan sidak dengan menyisir sejumlah toko pedagang baik distributor maupun pengecer di pasar, Senin (15/1/2018) lalu menemukan pedagang beras menjual melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditentukan sesuai PP nomor 57 tahun 2017.

Satgas pangan Polres Manokwari yang didampingi petugas pengendali pasar Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manokwari melalui Dinas Perindagkop dan pihak pengawasan jalur angkatan laut dan barang yakni PT Pelni Cabang Manokwari tersebut, menyisir sejumlah toko sembako Bapok, seperti, Gula dan Telur serta Beras.

Hal ini dinyatakan Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi selaku Pembina Satgas Pangan Polres Manokwari melalui Kasatgas Pangan Polres Manokwari Kasat Reskrim Polres Manokwari AKP Indro Rizkiadi, kepada Papuabaratoke.com, Selasa (16/1/2018).

“Sementara belum ditemui adanya unsur atau beras oplosan yang beredar di pasaran. juga penimbunan beras kami belum dapati pasca kegiatan sidak senin (15/1/2018) kemarin. Sedangkan yang kami temui hanya adanya penjualan melibihi HET dari yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sesuai keputusan, ”
ujar Indro di Ruang kerjanya, selasa (16/1/2018) siang.

Mendapati hal itu, pihak Reskrim Polres Manokwari tak lantas memberikan tindakan tegas.‎ Untuk tahap awal, pedagang nakal hanya diberikan imbauan dan pengarahan, serta pembinaan.

“Kami baru sebatas memberikan peringatan dulu. Nanti kalau masyarakat tahu, juga lama kelamaan akan beralih pada beras yang dijual sesuai HET. dan para pedagang pasti akan mengikuti aruran,”
ucapnya

Kasat Reskrim Indro menjelaskan, rata-rata kenaikan dari HET sekitar Rp. 400 – Rp. 2000 (rupiah/KG) dari harga yang telah ditetapkan Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57 Tahun 2017 tentang penetapan HET. Yakni membagi beras medium dan premium melalui butir patah maksimal. Dan untuk wilayah Maluku dan Papua HET beras medium Rp Rp10.250/ Kg dan premium Rp13.600/Kg.

Baca Juga:  Vicky Borong 5 Gol, Permata Academy Juara Tiga
Beras Lebihi HET, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Manokwari
Saat melakukan sidak dengan menyisir sejumlah toko sembako Bapok, di Pasar, Senin (15/1/2018). (Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)

“Kita temui kenaikan rata-rata sesuai perkiraan masih normal. dimana dari Rp. 400 – 2000 rupiah, terutama pada jenis beras premium. contoh sample merk seperti beras Betet itu. tapi tetap kita sudah ingatkan, dan hasilnya sidak kita telah laporkan kepada pihak pimpinan tertinggi, sambil menunggu kordinasi petunjuk lebih lanjut,” ucapnya.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com