Portal Berita Papua Barat

Kodim 1703 Manokwari Berduka, Pemakaman Almarhum Serma Mu’zi Berlangsung Khitmat

0 742
Kodim 1703 Manokwari Berduka
Kodim 1703 Manokwari Berduka – Pemkaman almarhum Serma Mu’zi di kampung halamnnya di Dusun Waringin Anom RT 4 RW 2 Desa Pringgoboyo Kecematan Maduran Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa, (15/5/2018) siang.(Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Kodim 1703 Manokwari berduka atas wafatnya salah satu personilnya almarhum Sersan Mayor (Serma) Mu’zi.

Almarhum dimakamkan di kampung halamnnya di Dusun Waringin Anom RT 4 RW 2 Desa Pringgoboyo Kecematan Maduran Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa, (15/5/2018) siang.

Pemakaman dilakukan dengan upacara secara militer sebagai penghormatan terakhir terhadap Almarhum Serma Mu’zi dan dipimpin oleh Danramil 0812/Sekaran, Kapten Infantri Sutikno.

Almarhum Serma Mu’zi yang bertugas di kesatuan Kodim 1703 Manokwari di wilayah Kodam XVII Kasuari meninggalkan seorang istri Sutriani (42) dan dua orang putri yakni Eka Safira (16) serta Naila salsabila (9).

Turut hadir dalam upacara pemakaman tersebut, Danramil 0812/21 Kalitengah, Kapten Kav Suparman, Perwakilan Kodam XVIII/Kasuari, Peltu Indra, Batuud Ramil 0812/Sekaran, Pelda Soleh dan sejumlah warga serta keluarga almarhum.

Sebelumnya, Haji Mapnis yang mewakili keluarga (Almarhum Serma Mu’iz, red) mengucapkan terima kasih kepada warga dan TNI yang sudah menghadiri acara upacara pemakaman. Dan memohon maaf kepada warga atas segala kesalahan yang pernah dilakukan semasa hidupnya.

Upacara secara militer sebagai penghormatan terakhir terhadap Almarhum Serma Mu’zi dan dipimpin oleh Danramil 0812/Sekaran, Kapten Infantri Sutikno, di kampung halamnnya di Dusun Waringin Anom RT 4 RW 2 Desa Pringgoboyo Kecematan Maduran Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa, (15/5/2018) siang.(Foto: Istimewa)

Sementara, Danramil 0812/Sekaran, Kapten Infantri Sutikno dalam sambutan pengantarnya, menuturkan, almarhum selama dinas telah memberikan yang terbaik sebagai seorang prajurit TNI dan dapat menjadi contoh bagi masyarakat di sekitarnya.

“Almarhum selama dinas di militer punya dedikasi tinggi kepada masyarakat, bangsa dan negara serta TNI. Selama hidupnya bersikap dengan baik. Marilah kita bersama-sama mendokan almarhum, semoga arwahnya diterima disisi Allah SWT dan diampuni segala dosanya, Amin,” pintanya sebagaimana rilis yang diterima Papuabaratoke, Selasa malam.

Diketahui, bahwa almarhum yang ditugaskan di Bandara Rendani Manokwari bagian protokol ini didiognosa sakit tumor ganas. Dan setelah dirawat selama kurang lebih 4,5 bulan di Surabaya almarhum tak kuasa melawan sakitnya hingga ajal menjemput.

Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!