Portal Berita Papua Barat

Lagi, 2 Mahasiswi Unipa Nyaris Diperkosa Dan Dibunuh OTK

0 12.034
Mahasiswi Unipa Nyaris Diperkosa
Mahasiswi Unipa Nyaris Diperkosa – DK (21) (Kanan) Mahasiswi Universitas Papua (Unipa) Kabupaten Manokwari, asal Pegunungan Bintang Provinsi Papua, saat melapor di Polsek Amban, didampingi Ketua Siskamling Anggori, Edison Salabay (Kaos Putih) lantaran yaris menjadi korban percobaan pemerkosaan dan pembunuhan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Litbang Anggori, Kampung Anggori, Kelurahan Amban, Distrik Manokwari Barat, Minggu (4/3/2018) siang sekira pukul 14.00 WIT. (Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Mahasiswi Unipa Nyaris Diperkosa.  Lagi, 2 orang mahasiswi Universitas Papua (Unipa) Kabupaten Manokwari, asal Pegunungan Bintang Provinsi Papua, nyaris menjadi korban percobaan pemerkosaan dan pembunuhan oleh orang tak dikenal (OTK).

Kejadian ini menimpa korban inisial DK (21) mahasiswi Unipa pada fakultas pertanian, dan AK, fakultas perikanan.

Sesuai pengakuan dan laporan polisi, peristiwa ini bermula, saat kedua korban, mencuci pakaian di sebuah Kali (Waterpom) yang terletak di Jalan Litbang Anggori, Kampung Anggori, Kelurahan Amban, Distrik Manokwari Barat, Minggu (4/3/2018) siang sekira pukul 14.00 WIT.

“Tadi kejadiannya, saat saya (DK) dengan adik tingkat (AK) saya, sementara mencuci Baju di Waterpom. Karena di Asrama kami air tidak ada. Tiba-tiba ada seorang laki-laki (OTK, red) datang dan kemudian mengarahkan sebilah parang, saya dipegang dan celana dikasi turun. Tapi kita berusaha lakukan perlawanan, akhirnya dia (OTK) sempat ayunkan parang ke saya, saya pun menghindar dan kena paha kiri serta Kaki kanan oleh ujung parangnya,” aku korban DK Kepada Papuabaratoke.com, Minggu (4/3/2018) siang di Mapolsek Amban usai membuat laporan polisi.

Usai membuat laporan Polisi, DK kembali mengkisahkan, dirinya bersyukur dapat terhindar dari percobaan pemerkosaan dan pembunuhan yang hampir menimpanya.

Dirinya pun sangat mengharapkan Kepolisian dapat segera menangkap pelaku yang berhasil melarikan diri.

“Saya harap, kami korban dapat perlindungan dan pelaku bisa cepat ditangkap aparat kepolisian. Karena ini keamanan kami,” harapnya.

Sementara salah satu saksi, yakni Ketua Siskamling Anggori, Edison Salabay mengatakan, kejadian seperti ini telah terjadi lebih dari sekali dan kerap menimpa para mahasiswi dan ibu-ibu yang sedang mencuci pakaian di Waterpom (Kali Anggori, red).

Baca Juga:  Lagi, Penyelundupan Ganja di Lapas Kelas II B Manokwari Berhasil Digagalkan

“Pelaku saat korban berteriak langsung lari kearah pantai, Petrus Kafiar Amban Pantai. Anak-anak (Mahasiswa/i) Pegunungan Bintang juga sudah sementara kejar, makanya kami lapor ke Polsek Amban ini. harapan kami bisa cepat ditindak dan ditangkap,” ucapnya.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com