Portal Berita Papua Barat

Albert Rombe Kembali Digiring ke Lapas Manokwari

0 505
Digiring ke Lapas Manokwari
Digiring ke Lapas Manokwari – Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Manokwari, Muslim, (Kaos putih kanan) dan Kasi Intel, Abdi Reza Fachlewi, SH, (Kiri mengenakan topi) saat menggiring Albert Rombe ke mobil tahanan untuk dibawa ke Kejari, sekira pukul 06.30WIT Kamis(25/1/2018).

Manokwari, Papuabaratoke.com – Digiring ke Lapas Manokwari.  Mantan Ketua Harian Koni Papua Barat, (PB) Albert Rombe kembali digiring ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Manokwari, oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari, Kamis (25/1/2018).

Albert Rombe yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) lantaran mengabaikan putusan Mahkamah Agung (MA) atas upaya kasasi yang diajukannya mendapat penolakan. Hingga berhasil dicokok oleh tim Kejari Manokwari, Selasa (23/1/2018) malam lalu, dan tiba di Manokwari, Papua Barat, sekira pukul 06.30 WIT Kamis (25/1/2018).

Setelah menjalani proses administrasi dan penandatanganan berita acara di ruang Pidsus Kejari, Abert Rombe langsung digiring ke Lapas Kelas II B Manokwari.

Kajari Manokwari Agus Joko Santoso mengatakan, Terpidana Albert Rombe, masuk dalam DPO karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi anggaran pembangunan kantor KONI Papua Barat, senilai Rp 26,7 Miliar dari total anggaran Rp 43 Miliar, saat menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Ketua Harian KONI Papua Barat tahun 2012-2013.

Agus mengatakan, kasus korupsi yang melibatkan Albert Rombe telah memiliki kekuatan hukum tetap berdasarkan putusan penolakan lasasi oleh Mahkamah Agung RI sejak Juli tahun 2017.

“Dengan telah terangkapnya DPO Albert Rombe, satu utang kejaksaan manokwari meringkus para koruptor terpenuhi. Dan hari ini kita langsung antar dan limpahkan ke Lapas,” kata Agus.

Terpisah Kalapas Manokwari Yosef Yembise dikonfirmasi Papuabaratoke.com, ihwal peyerahan terpidana tersebut, mengungkapkan, Albert Rombe, tiba di Lapas langsung melakukan registrasi sebagai warga binaan.

Dan selanjutnya kata dia, mendapatkan arahan tentang hak dan kewajiban narapidana yang akan di tempatkan di kamar masa pengenalan lingkungan seperti narapidana atau tahanan lainnya.

“Tidak ada perlakuan “special” buat beliau. semua sama. Sesak-sesakan, hal itu yang dialami juga para warga binaan yang lain. Agar yang bersangkutan bisa kooperatif dan sadar apa yang diperbuat harus dipertanggungjawabkan,” tukas Yembise.

Baca Juga:  Kucurkan 4,5 M, Pemprov Renovasi 30 Rumah Di Manokwari
Digiring ke Lapas Manokwari
Mantan Ketua Harian Koni Papua Barat, (PB) Albert Rombe (Kemeja Putih) saat melakukan registrasi sebagai penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Manokwari,Manokwari, Kamis (25/1/2018). (Foto: Adrian Kairupan/PBOke)

Diberitakan, Terpidana Alberth Rombe mulai hari (Kamis 25 Januari 2018, red) ini akan menjalani masa hukuman yang diputuskan kepadanya, yakni 12 tahun penjara dan denda Rp 300 juta, dengan subsider 6 bulan kurungan, serta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 25 Miliar.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!