Portal Berita Papua Barat

Berebut Pramuria, Oknum TNI dan Wartawan “Baku Pukul”

0 1.465

- Advertisement -

Dua oknum wartawan R dan P korban pemukulan. (foto.istimewa) PBOKE
Papuabaratoke.com – Dua oknum wartawan inisial R dan P  dianiaya di depan Gapura Mako Detasemen Zipur 12/OHH Nabire, Minggu dini hari (27/01/19).

Kapendam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf. Muhammad Aidi membenarkan adanya penganiayaan yang terjadi. Ia menjelaskan persoalan tersebut bermula dari cekcok mulut antara korban R dengan oknum TNI, Pratu AM di lokalisasi Samabusa, Nabire sehari sebelumnya (26/1/2019).

Aidi mengatakan cekcok tersebut karena keduanya memperebutkan pramuria bernama Lidia.

Bermaksud melaporkan cekcok tersebut kepada pimpinan Pratu AM,  R didampingi korban lainnya P, serta seorang saksi Yasin (Satpam Samabusa) menuju Mako Denzipur pada minggu dini hari sekitar pukul 02.20 WIT.

Namun setibanya di depan gapura Mako Denzipur, Pratu AM bersama 4 orang lainnya yang berasal dari PT. Kabel Optik berusaha mencegah korban melapor, sehingga terjadi perkelahian.

Akibat kejadian tersebut, korban R mengalami luka lebam bagian mata kanan dan pelipis kiri lebam, luka robek garis di bawah mata kiri panjang 2cm, luka robek garis di atas telinga sebelah kiri dan Luka Lebam Pudak kiri.

Korban lainnya, P mengalami luka lebam bagian mata kiri dan dan 4 jahitan dipelipis kiri, dan memar di pipi kiri.

Beberapa menit setelah kejadian, Pasi Intel Denzipur 12/OHH Ltt czi Purwadi datang ke TKP dan mengamankan Pratu AM. Sedangkan korban dibawa ke UGD RSUD Nabire untuk mendapatkan perawatan.

Aidi menambahkan korban saat ini sudah keluar dari RSUD Nabire dan menjalani rawat jalan. Kedua belah pihak sudah dipertemukan dan masing-masing mengakui kesalahannya.

Sementara Pratu AM saat ini meringkuk di tahanan Provost Denzipur-12/OHH untuk selanjutnya akan dilimpahkan ke Denpom dalam rangka menjalani proses hukum.

Dalam kesempatan ini, Aidi mengaku sangat menyayangkan masih adanya prajurit TNI yang keluyuran ke tempat lokalisasi.

Baca Juga:  Pabrik Penyulingan Sopi di Grebek, Pemilik Berhasil Kabur

“Ini adalah prilaku yang sangat tidak terpuji dan tidak bermoral. Institusi TNI tidak akan mentolelir hal tersebut. Yang bersangkutan pasti akan kami tindak keras sesuai proses hukum yang berlaku,”tegas Kapendam. (***/pboke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!