Portal Berita Papua Barat

Buat Status Ujaran Kebencian di FB, Pemuda Ini Akhirnya Diciduk Polres Biak

0 491
Status Ujaran Kebencian di FB
Status Ujaran Kebencian di FB – Oknum pemuda berinisial CA (22) di Biak Numfor Papua yang diciduk polisi Polres Biak Nimfor akibat membuat Status Ujaran Kebencian di FB.(Foto: tribratanews.papua.polri.go.id)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Status Ujaran Kebencian di FB.  Buat status mengandung ujaran kebencian di akun media social (Medsos) facebook, oknum pemuda berinisial CA (22) di Biak Numfor Papua, akhirnya diciduk polisi Polres Biak Nimfor.

Lantaran mengunggah status yang diniali menebar kebencian CA diduga melanggar undang-undang Nomor 19 Tahun 2006 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

Status yang ditulis CA diantaranya “yang mau complain ke Telkom atau Telkomsel itu tidak perlu, sa sarankan langsung bakar gedung saja boleh biar tong puas sama-sama’oke sip…” tulis pemilik akun facebook berinisial CA tersebut.

Tak hanya itu, waktu yang bersamaan, CA juga menulis dan memposting lagi “Biak desa kecil yang dipaksakan jadi kabupaten! Sembari menyimpan orang-orang yang suka makan gaji buta! Idiot tolol”

Ketika keasyikan membuat status di medsos yang dianggap meresahkan dan mengandung kebencian atau hasutan terhadap warga Biak Numfor, maka Polres Biak pun mengamankan CA untuk mempertanggungjawabkan perbuatnnya, Senin, 5 Maret 2018 lalu.

Baca Juga:  Diduga Cemarkan Nama Baiknya, Pengacara Manokwari Polisikan Akun Facebook ‘Andreas Dace Kilmas’

Kapolres Biak Numfor AKBP Rachmad Amsori, SIK melalui Kasat Reskrim AKP I Wayan Laba, SH membenarkan pemilik akun facebook KE V IN, karena dianggap meresahkan masyarakat sehingga harus ditindak hukum.

“Mungkin CA membuat status hanya sekedar iseng, tetapi tanpa disadari kalau statusnya itu bisa membuat masyarakat jadi resah dan marah, apalagi yang bersangkutan menyebut tentang masyarakat dan daerah, sehingga status itu dinilai tidak wajar,” kata Rachmad sebagaimana dikutip Tribratanewspapua.

Oleh karena itu, Kapolres mengimbau agar menggunakan medsos secara baik dan cerdas, sebab kalau terdapat kata-kata yang meresahakan dan menghasut serta membuat berita bohong (Hoax) maka bisa berurusan dengan hukum.

Penulis : Hanas Warpur
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!