Portal Berita Papua Barat

Diduga Cemarkan Nama Baiknya, Pengacara Manokwari Polisikan Akun Facebook ‘Andreas Dace Kilmas’

0 207
Polisikan Akun Facebook
Polisikan Akun Facebook – Tanda bukti Laporan. (Foto: Ist)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Polisikan Akun Facebook.  Pengacara muda di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Willy Lefteuw resmi mempolisikan pemilik akun facebook atas nama Andreas Dace Kilmas (Terlapor) ke Polres Mimika.

Lantaran Andreas Dace Kilmas diakun facebook telah membuat berita bohong (hoax) yang menyinggung dan mencemarkan nama baik Advokat muda tersebut.

Kepada Papuabaratoke.com melalui sambungan telepon, Senin (5/2/2018) malam, Willy membenarkan hal tersebut. Dirinya menuturkan, bahwa kasus dugaan pencemaran nama baik melalui medsos ini telah resmi dilaporkan ke Polres Mimika oleh rekan Advokad di daerah tersebut. Yakni dengan LP/81/II/2018/Papua/Res.Mimika, tanggal 5 Februari 2018.

Willy mengatakan bahwa, dugaan pencemaran nama baik yang dibeberkan oleh terlapor ke medsos berbunyi, ‘pencarian orang kasus percobaan pembunuhan tempat kejadian perkara Tual, Maluku Tenggara, 9 Februari 2018. Nama: Willy Lefteuw, SH, kelaim: laki-laki, Profesi: ‘pengacara’ (Orang hokum kok melanggar hokum). Pelaku diidentifikasi melarikan diri ke Kota Manokwari setelah melakukan pembacokan, informasi ini tentang orang ini sangat dibutuhkan. Mohon hubungi polres/kantor polisi terdekat agar pelaku dapat segera diamankan yang berwajib’.

“Saya sangat merasa dirugikan dan menyebabkan nama baik saya buruk, sehingga saya harus melapor yang bersangkutan agar diproses hukum. Maka saat ini saya sudah buat laporan resmi ke Polisi di daerah Mimika. Sebab terlapor berada di Mimika,” terang Willy menjawab.

Polisikan Akun Facebook
Polisikan Akun Facebook – Foto Pengacara muda Manokwari, Willy Lefteuw (Pelapor) yang mempolisikan pemilik akun facebook atas nama Andreas Dace Kilmas (Terlapor) ke Polres Mimika, atas dugaan pencemaran nama baik, Senin (5/2/2018)

Ditanya apakah hal ini muncul adanya permasalahan pribadi antara dirinya dan terlapor tersebut, Willy mengaku tak merasa ada permasalahan apa-apa. Untuk itu, merasa namanya dicemarkan melalui akun medsos, ia ingin yang besangkutan (terlapor) diproses hingga ke meja hijau.

“Terlapor dengan terang mencemarkan nama baik saya, dia diduga melanggara Undang-undang Nomor: 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” pungkas Willy.

Baca Juga:  Polsek Amban Bekuk Satu Pelaku Jaringan Curanmor
Penulis : Hanas Warpur
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
error: Content is protected !!