Portal Berita Papua Barat

DPP GSBI Desak Polisi Ungkap Pelaku Tabrak Lari Wartawan Cahaya Papua

0 205
Tabrak Lari Wartawan Cahaya Papua
Tabrak Lari Wartawan Cahaya Papua – Korban tabrak lari, Abdul Wahab Arey, wartawan Surat Kabar Harian (SKH) Cahaya Papua, saat tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, untuk mendapatkan perawatan rujukan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Minggu (8/4/2018). (Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Tabrak Lari Wartawan Cahaya Papua.  Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) mendesak kepolisian mengusut tuntas dan mengungkap pelaku tabrak lari dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas terhadap Abdul Wahab Arey, wartawan Surat Kabar Harian (SKH) Cahaya Papua, Jumat pekan lalu.

“Kami turut berduka atas kecelakaan yang menimpa saudara Abdul Wahab Arey, wartawan Cahaya Papua yang juga anggota dari serikat pekerja kantor media ini,” kata Ketua Umum DPP GSBI Rudi HB Daman melalui siaran pers, Minggu (8/4/2018).

Ia berharap, polisi bekerja ekstra menangkap pelaku tabrak lari tersebut untuk mempertanggung jawabkan peristiwa tersebut.

Ketua DPD GSBI Papua Barat Johannes Akwan dalam siaran pers itu menyebutkan, pelaku harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Dalam kasus ini pelaku dinilai tak memiliki itikat baik atas kecelakaan tersebut.

Ia pun berharap, korban mendapatkan haknya secara tuntas sebagai pekerja dan warga negara.

“Abdul Wahab berhak mendapatkan layanan kesehatan yang baik dan keadilan serta kepastian hukum atas peristiwa yang dialaminya,” kata Johannes Akwan.

Saat ini, Abdul Wahab, Minggu (8/4) sudah dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Makassar. Didampingi istri, anak, keluarga, dokter serta perwakilan Manajemen SKH Cahaya Papua, pasien terbang menggunakan pesawat Sri Wijaya Air dari Bandara Rendani Manokwari.

Tiba di Makassar sekitar pukul 15.00 waktu setempat, Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manokwari ini pun langsung menjalani pemeriksaan awal berupa rontgen dan CT Scan di Rumah Sakit Wahidin.

Dari hasil pemeriksaan itu, dokter menyarankan agar Abdul Wahab menjalani perawatan dan pengobatan akibat luka serius pada kepalanya.

Pria yang akrab disapa Duken ini, mengalami kecelakaan, Jumat malam lalu sekitar pukul 22.00 WIT di Jalan Trikora Arfai, oleh pengendara motor Yamaha Vixion yang hingga kini masih dalam pengejaran polisi.

Pelaku (Pengendara motor Vixion, red) meski sempat terjatuh, namun berhasil melarikan diri dan meninggalkan motornya di lokasi kejadian. Saat ini barang bukti motor tersebut telah diamankan Satlantas Polres Manokwari untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi pun saat ini masih berusaha mencari pelaku dan telah mengambil keterangan beberapa saksi guna mengungkap kasus tersebut.

Ketua Serikat Pekerja Cahaya Papua Duma T Sanda mengatakan, sejuah ini rekannya mendapat pelayanan dan penanganan cukup bagus, baik dari menejemen perusahaan, rumah sakit maupun PT Jasa Raharja.

“Kami mengapresiasi pimpinan perusahaan Cahaya Papua. Kami melihat komitmen bapak Niko Tampang Allo cukup bagus hingga rekan kita berada di Makassar,” kata Duma.

Ia juga berharap, PT Jasa Raharja, memberikan hak korban secara penuh sehingga meringankan beban pihak keluarga.

Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!