Portal Berita Papua Barat

DPRD MKW Soroti Lampu Jalan, Sanggeng Dan Amban Masuk Daerah Rawan

0 7
Sanggeng Dan Amban Masuk Daerah Rawan
Diskusi Masalah Kamtibmas antara DPRD Manokwari, kesatuan TNI/Polri serta instansi terkait lainnya di Gedung Dewan, Sowi Gunung, Jumat (15/9/2017). (Photo: *1/Pboke)

Manokwari, Papuabaratoke.comSanggeng Dan Amban Masuk Daerah Rawan. Keamanan daerah tak hanya menjadi tanggungjawab aparat keamanan, tetapi juga menjadi tanggungjawab masyarakat.

Selain itu, tingkat kriminalitas di Manokwari yang terus meningkat, menjadi perhatian bersama, baik pemerintah daerah, DPRD dan aparat keamanan. Hal ini terungkap saat diskusi yang digelar antara DPRD Manokwari bersama kesatuan TNI/Polri serta instansi terkait lainnya di Gedung Dewan, Sowi Gunung, Jumat (15/9/2017).

“Memelihara Kamtibmas juga melibatkan masyarakat. Untuk itu diminta peran aktif masyarakat dengan melaporkan kejadian jika terjadi tindak kriminal. Apalagi sudah ada aplikasi yang namanya Simas Button,” ujar Ketua Komisi A DPRD Manokwari, Ayu Humairah Batarai.

Sanggeng Dan Amban Masuk Daerah Rawan
Diskusi Masalah Kamtibmas antara DPRD Manokwari, kesatuan TNI/Polri serta instansi terkait lainnya di Gedung Dewan, Sowi Gunung, Jumat (15/9/2017). (Photo: *1/Pboke)

Menurutnya, aplikasi tersebut bisa memudahkan aparat menjangkau TKP tindak kriminal. Aplikasi Simas Button dilengkapi dengan GPS, sehingga mudah dilacak. Selain itu, semakin tingginya angka kriminal juga diduga karena minimnya penerangan.

“Jalan-jalan protokol saja masih banyak yang gelap. Ini yang perlu jadi perhatian Pemda, jika ingin menekan angka kriminal, terlebih di jalan. Kalau suasana gelap, pelakunya lebih leluasa,” bebernya.

Dalam pertemuan itu, juga dibahas daerah yang rawan terjadi tindak kriminal, yakni daeah Sanggeng dan Amban. Masyarakat di dua daeah ini, mengusulkan untuk mengaktifkan kembali Pos Kamling.
Hal ini sebagai upaya untuk menjaga Kamtibmas di lingkungan masing-masing. (*1/Pboke)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!