Portal Berita Papua Barat

HK Tersangka Pedofil Terancam Hukuman Mati, Polisi Ganjar Pasal Berlapis

0 2.377
Tersangka Pedofil Terancam Hukuman Mati
Tersangka Pedofil Terancam Hukuman Mati – Kapolres Manokwari AKPB Adam Erwindi, S.IK (Berseragam polisi) didampingi Kasat Reskrim AKP Indro Rezkiadi (Kanan) dalam keterangan press releasenya, di Mapolres Manokwari, Senin (5/3/2018). (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Tersangka Pedofil Terancam Hukuman Mati.  HK alias Hans Koromat alias Andi (38) tersangka yang menewaskan SP bocah 11 tahun yang ditemukan tewas tak jauh dari rumahnya di Jalan Swapen Perkebunan, tepatnya di belakang klinik bersalin, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Kamis (1/3/2018) terancam hukuman mati.

Hal ini diungkapkan Kapolres Manokwari AKPB Adam Erwindi, S.IK didampingi Kasat Reskrim AKP Indro Rezkiadi dalam keterangan press releasenya, di Mapolres Manokwari, Senin (5/3/2018).

Ia mengatakan, tersangka HK dikenakan pasal berlapis. Yakni pasal 81 ayat (1), (5) dan (7), dan atau pasal 82 ayat (1) UU No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak jo Perppu no 17 T.A 2016 jo Pasal 338 KUHP.

“Selain KUHPidana pasal 338, kita juga kenakan UU 35 tahun 2014 pasal 81 ayat (1) (5) (7) dan pasal 82 ayat (1) menghilangkan nyawa anak dibawa umur, 75 huruf e penganiayan tehadap anak dibawah umur,” kata Erwindi.

“Dari keterangan saksi-saki, tersangka bisa dikenakan hukuman maksimal dan dikenai hukuman seumur hidup atau hukuman mati. Dimana pada pasal 81 ayat (1) ditegaskan minimal hukuman badan 15 tahun. Dan kalau pasal 81 ayat 5 jika hakim terapkan maksimal seumur hidup atau hukuman mati,” cetusnya lagi.

Erwindi yang ditanya, apakah penerapan hukuman kebiri bisa diterapkan terhadap tersangka HK, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak yang baru saja disahkan oleh pemerintah? Dijawab, bahwa pihaknya masih akan menunggu hasil pemeriksaan dokter yang alhli di bidang tersebut.

“Kita belum bisa putuskan apakah (Tersangka, red) akan dikenakan hukuman kebiri atau tidak, perlu diperiksa oleh dokter ahli kejiwaan terkait itu,” terangnya.

Baca Juga:  Ditegaskan Natal Adalah Perayaan Kelahiran Juru Selamat

Selain itu, kata Erwindi, pihaknya akan memanggil atau meminta keterangan ahli hukum, ahli pidana dan ahli psikolo.

Diketahui sebelumnya, dalam UU perlindungan anak Nomor 17 Tahun 2016, pemerintah dan DPR RI telah sepakat memberikan sanksi berat kepada para pelaku pemerkosaan terhadap anak. Yaitu dengan menerapkan maksimal, hukuman mati dan hukuman kebiri.

Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku tindak kekerasan seksual terhadap anak yang belakangan ini sudah sangat memprihatinkan.

Tersangka Pedofil Terancam Hukuman Mati
Tersangka Pedofil Terancam Hukuman Mati – HK terduga pelaku pembunuh SP (11) bocah kelas 5 sekolah dasar (SD) yang ditemukan tewas tak jauh dari rumahnya di Jalan Swapen Perkebunan, tepatnya di belakang klinik bersalin, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Kamis (1/3/2018), saat diamanan di Polres Manokwari, Minggu (4/3/2018). (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)

Terkait kejadian ini, diharapkan oleh masyarakat Manokwari, penegak hukum mampu menegakan dan menerapkan pasal dan hukum kepada tersangka yang berhasil tertangkap oleh jajaran babungan kepolisian di kediamannya di Arowi I Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari, sekira pukul 06.30 WIT, Minggu (4/3/2018).

Sebelumnya, ratusan ibu-ibu yang melakukan longmarch aksi demo damai mengecam HK alias Hans Koromat alias Andi, mendesak dihukum mati dan dihukum keberi.

Pantauan langsung Papuabaratoke.com, Senin (5/3/2018), dalam aksi tersebut, ratusan ibu-ibu kompak mengenakan seragam serba hitam sebagai bentuk duka cita atas peristiwa yang merenggut nyawa SP bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan putri dari pasangan Sari Sisilia Yanrangga dan Bripka Muhamad Arfah.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!