Portal Berita Papua Barat

Jenazah Mahasiswa Asal Bintuni Dimakamkan Hari Ini

0 6
Jenazah Mahasiswa Asal Bintuni
Jenazah Mahasiswa Asal Bintuni – Jenazah Almarhum Jhon Orocomna.(Foto: Ist)

Manokwari, Papuabaratoke.com – Jenazah Mahasiswa Asal Bintuni. Jenazah Almarhum Jhon Orocomna (23), mahasiswa asal Kabupaten Teluk Bintuni yang ditemukan tewas tergantung di Asrama Mahasiswa Kelurahan Kleak, Lingkungan V, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, hari ini siap dimakamkan di kampung halamannya Teluk Bintuni.

Hal ini diungkapkan, Jefri Orocomna salah satu kerabat korban, yang berhasil dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Rabu (13/12/2017) pagi tadi.

Jefri mengatakan, jenazah sempat disemayamkan di asrama mahasiswa bintuni, dan pada Selasa kemarin, jenazah diterbangkan menggunakan salah satu maskapai penerbangan dari Bandar Udara (Bandara) Samratulangi Manado.

Jenazah tiba di rumah duka Teluk Bintuni, Selasa malam sekira pukul 20.15 WIT. Setelah sebelumnya tiba di Bandara Rendani Manokwari, pukul 15.10 WIT dan dijemput pihak keluarga menggunakan mobil penumpang, Toyota Hilux.

“Iya betul, Jenazah tiba di rumah duka, tadi malam (Selasa, red) sekitar pukul 20.15 WIT dan akan kami makamkan hari ini,” ujarnya.

Jenazah Mahasiswa Asal Bintuni
Jenazah Almarhum Jhon Orocomna. (Foto: Ist)

Diberitakan sebelumnya, Korban Jhon Orocomna (23) ditemukan tak bernyawa dengan posisi tergantung menggunakan seutai kain merah, yang dililit serupa tali pada trali besi tangga di dalam Asrama.

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 06.25 Wita, Senin (11/12/2017) lalu itu, sontak menghebohkan lingkungan sekitar dan warga net lantaran postingan foto kematian korban yang tak wajar tersebut.

Sesuai informasi yang dihimpun melalui beberapa postingan di grup Manguni 123 atau Tetengkoren Berguna, korban Almarhum Jhon Orocomna diketahui merupakan mahasiswa semester 7 fakultas Keperawatan Universitas pembangunan Indonesia (UNPI), Manado dan Mantan anggota Paskibra kabupaten Jayapura 2011 silam.

Editor : Kris Tanjung
Penulis : IAN

 

Comments
Loading...
error: Content is protected !!