Portal Berita Papua Barat

LP3BH Desak Polda Papua Barat Transparan Usut Tuntas Penimbunan BBM Ilegal

0 197
Penimbunan BBM Ilegal
Penimbunan BBM Ilegal – Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy.(Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Penimbunan BBM Ilegal.   Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy mendesak Polda Papua Barat transparan dan mengusut tuntas dibalik penimbunan ribuan liter BBM ilegal di Manokwari.

Hal ini dinyatakan Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy menyoroti penggeledahan ribuan BBM subsidi jenis solar oleh Direktorat reserse kriminal khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua Barat, Senin (26/2/2018).

“Mulai dari aktor, kurir, sopir dan bahkan mereka yang memodali dan pengguna (Penada) hasil bisnis ilegal ini,” cetus Warinussy.

Bahkan dia menuding, bisnis gelap ini berjalan sejak lama dan memiliki jaringan kuat yang diduga tak hanya melibatkan oknum di SPBU melainkan pengusaha yang terkait langsung pengunaan BBM di Manokwari.

“Kalau sudah ada penggeledahan, polisi harus melanjutkan pengembangan penyelidikan, dan segera tetapkan tersangkanya,” ucap Warinussy di Kantor LP3BH, Senin (27/2/2018) malam.

Warinussy menegaskan, Polda Papua Barat jangan coba bermain-main dalam kasus ini. Pasalnya kata dia, selain harus bersikap transparan, Polisi juga harus mampu membongkar aktor dan penikmat dari aksi penimbunan BBM ilegal tersebut.

“Penegakan hukum harus jalan transparan dan sesuai aturan yang benar. Jika pihak kepolisian telah melakukan penggeladahan dan penyitaan barang bukti, harus transaparan ungkap ke publik,” tegas dia.

Tak hanya itu, sorot Warinussy, jika telah melakukan penggeledahan, harus disertai berita acara tertulis berdasarkan fakta temuan di lapangan. Sebab, penggeledahan dan pengungkapan sebuah kasus terkait adanya dugaan penimbunan BBM bersubsidi, kerap disalahgunakan.

“Apapun alasannya, bisnis ilegal ini sangat dilarang dan kriminal. Karena selain memberikan keuntungan pribadi, bisnis ini juga merugikan orang lain karena BBM yang ditimbun tersebut merupakan hak masyarakat miskin. Dan hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas),” pungkas.

Sebelumnya diberitakan, aksi penimbunan BBM di Manokwari ini, berhasil diungkap dengan barang bukti tujuh ribu (7000) liter solar bersubsi di 2 lokasi. Yakni di rumah warga di kawasan kompleks Jalan Drs. Esau Sesa, (Jalan Baru) dan di gudang PT Pulmom, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari Papua Barat, Senin (26/2/2018).

Baca Juga:  Ditreskrimsus Polda PB Berhasil Ungkap Penimbunan Ribuan Liter BBM Subsidi

7000 liter solar subsidi tersebut dengan rincian didapat di 1 unit truk tengki merek Dyna warna biru berisikan 5000 Ltr solar, 10 drum plastik warna biru berisi solar atau sekira 2000 litelr, 2 unit truk merek Isusu warna Putih dan 1 bendel catatan pembelian solar di SPBU.

Pantuan langsung Papuabaratoke.com, Selasa (27/2/2018) sekira pukul 12.00 WIT – 14.30 WIT, kedua tersangka insial AM (46) dan J (45) masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimsus di Mapolda Papua Barat.

Sementara barang bukti yang berada di lapangan belakang Mapolda, hanya dua buah truck merek Dyna, dan sebuah truck Tangki minyak.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com