Portal Berita Papua Barat

LP3BH Manokwari Desak Pengguna Ijazah Palsu Dipolisikan

0 3

Manokwari, Papuabaratoke.com–  Panitia Seleksi diminta tetap memproses dugaan penggunaan ijasah palsu sekira 50 orang calon anggota MRP PB.

Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinusy SH, menegaskan, proses ini harus dilakukan untuk semua calon yang mendaftar.

“Lapor ke Polres Manokwari atau Polda Papua Barat, karena adanya dugaan tindak pidana pemalsuan menurut amanat Pasal 378 KUH Pidana,” jelasnya melalui siaran pers kepada PBOke, Jumat (16 Juni 2017).

Menurut dia, hal ini dilakukan sebagai pembelajaran bagi semua masyarakat akan adanya resiko hukum dari tindak pidana pemalsuan identitas, termasuk surat tanda tamat belajar atau ijasah.

“Kami mendesak seluruh panitia seleksi, segera melaporkan indikasi pemalsuan ijasah tersebut demi penegakan supremasi hukum di Tanah Papua,” terangnya.

Warinussy mendukung langkah verifikasi terhadap status dan eksistensi ijasah calon anggota MRP PB, dengan meminta dokumen Transkrip Nilai, Kartu Mahasiswa, Kartu Hasil Studi (KHS) dan Kartu Rencana Studi (KRS).

“Tak hanya demi penegakan hukum, tetapi juga untuk memberi kesan bahwa Orang Asli Papua (OAP) menghalalkan segala cara demi mendapat sesuatu jabatan apapun di negara ini, seperti halnya untuk menduduki kursi anggota MRP,” paparnya.

Baginya, OAP sudah berhubungan dengan dunia pendidikan sejak jaman awal Pekabaran Injil. Misalnya Sekolah Alkitab oleh zendeling Ottow dan Geissler di Pulau Mansinam maupun Kwawi, Manokwari. (ARN/PBOke).

 

 

 

Comments
Loading...
error: Content is protected !!