Portal Berita Papua Barat

Oknum Polisi dan Oknum Petugas Bandara Rendani Resmi Dipolisikan

0 2.484
Oknum Polisi
Oknum Polisi – Ketua PWI Papua Barat Burat Bustam (Ke dua dari kanan) dan Ketua Bidang Advokasi PWI Papua Barat, Kris Tanjung bersama puluhan wartawan, baik cetak, elektronik TV maupun online yang kesehariannya bertugas di Manokwari, Papua Barat, saat melaporkan oknum anggota polisi yang bertugas di Mapolres Manokwari berpangkat Brigpol I Nengah D Widhiantara dan oknum petugas Bandara Rendani Manokwari, lantaran diduga melakukan penghinaan, pencemaran nama baik dan ujaran kebencian terhadap profesi wartawan di yang diunggah di akun facebook, di SPKT Mapolda Papua Barat, Jumat (16/3/2018). (Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Oknum Polisi.  Oknum anggota polisi yang bertugas di Mapolres Manokwari berpangkat Brigpol Inengah D Widhiantara dan oknum petugas Bandara Rendani Manokwari, resmi dipolisikan.

Langkah ini ditempuh oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat, tentang dugaan penghinaan, pencemaran nama baik dan ujaran kebencian terhadap profesi wartawan di yang diunggah di akun facebook, sekira pukul 20.00 WIT, Kamis 15 Maret 2018.

Dugaan penghinaan, pencemaran nama baik dan ujaran kebencian tersebut diawali oleh unggahan akun facebook bernama Yohanis Krey yang memposting gambar berita oleh salah satu media cetak dengan judul, “Dihalangi Meliput, Jurnalis Nyaris Adu Jotos Dengan Petugas Bandara”.

Tak sebatas itu, akun facebook Yohanis Krey tersebut melengkapi unggahannya dengan kalimat yang dinilai mengandung hasutan dan ujaran kebencian terhadap profesi wartawan secara luas.

Unggahan tersebut, berhasil menarik 123 cuitan komentar, 120 like dan 10 kali di bagikan oleh pemilik akun facebook lainnya, yang dinilai oleh PWI Papua Barat yang mengarah pada penghinaan, pencemaran nama baik dan ujaran kebencian terhadap profesi wartawan.

Diantaranya, akun facebook dengan nama ‘Widhiantara DTT’ yang diketahui oknum anggota penyedik pembantu reserse kriminal umum (Reskrimum) Polres Manokwari tersebut.

Akun oknum polisi berpangkat Brigpol tersebut mengomentari unggahan akun ‘Yohanis Krey’ dengan kalimat yang tak sepantasnya mengingat dirinya adalah seorang oknum polisi.

Resmi Dipolisikan
Resmi Dipolisikan – Foto: Istimewa

“Dekat dengan pejabat Papua Barat bukan berarti bisa buat berita seenaknya, kerena berita yang kalian dapat dari kejadian2 yang ada di seputaran kami… Kalau mau adu jotos dengan melepas pakaian dinas semua punya nyali… FuckOff”, demikian cuitannya.

Baca Juga:  Profesi Wartawan di Papua Barat Dilecehkan, Ini Video Pengakuannya

Selain oknum polisi dan oknum petugas Bandara Rendani Manokwari, PWI Papua Barat juga mempolisikan akun facebook bernama ‘Kurube Welem WT’ yang juga menjurus pada penghinaan dengan kalimat makian.

“Jurnaslis anjin dorang it”. demikian yang ditulis oleh akun (Kurube Welem WT) ini dengan melontarkan kalimat yang artinya mengatakan Jurnalis (Wartawan) a*j*ng.

Laporan tersebut dibuat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Papua Barat, Jumat (16/3/2018) siang oleh Ketua Bidang Advokasi PWI Papua Barat, Kris Tanjung didampingi Ketua Umum PWI Papua Barat, Bustam dan bersama puluhan wartawan, baik cetak, elektronik TV maupun online yang kesehariannya bertugas di Manokwari, Papua Barat.

PWI Papua Barat bersama sejumlah wartawan, khusus untuk oknum polisi tersebut, tak hanya melaporkan dugaan tindak pidana atau pelanggaran terhadap UU Infomasi dan Transasksi Elektronik (ITE), juag membuat laporan pengaduan di Direktorat Profesi dan Pengamanan (Ditpropam) Polda Papua Barat.

PWI Papua Barat pun melengkapi laporan polisi tersebut dengan bukti screenshot percakapan terlapor dari dinding facebook yang diunggah.

Terkait munculnya pemberitaan diberbagai media yang ada di Papua Barat ihwal wartawan yang dihalang-halangi hingga diajak adu jotos oleh seorang petugas bandara berbuntut dari pihak Bandara Rendani yang melarang wartawan untuk meliput pemberitaan insiden tergelincirnya Batik Air jenis Airbus A-320, Rabu (14/3/2018) siang.

Adapun sesuai isi surat laporan polisi (LP) tersebut dibuat dengan nomor surat tanda penerimaan laporan nomor STPL : 49/III/2018/Papuabarat/SPKT/tanggal 16 Maret 2018// dengan terlapor dua oknum staff anggota Bandara Rendani dan oknum polisi.

“Jadi yang kami (PWI Papua Barat, red) lapor ada 3 akun facebook. Pertama akun facebook Yohanes Krey, kedua akun facebook Widhiantara DTT dan ketiga akun facebook bernama Kurube Welem WT,” ungkap Kris Tanjung sesaat usai membuat laporan polisi tersebut.

Sementara itu, Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi yang mendengar hal ini, sangat menyesalkan tindakan oknum anak buahnya tersebut.

Ia pun menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh wartawan di Papua Barat dan khususnya di Manokwari.

“Kepada seluruh rekan-rekan wartawan, terkait ada berita Oknum (Polisi, red) anggota saya yang membuat komen di FB yang tidak mengenakan di hati rekan-rekan wartawan semua, saya selaku pimpinanya MOHON MAAF,” ucapnya melalui pesan group WhatsApp.

“Saya akan periksa yang bersangkutan motif nya apa sampe berkomen seperti itu. Dan saya akan proses yang bersangkutan jika melakukan itu dengan sengaja untuk melecehkan rekan rekan,” tambahnya.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com