Portal Berita Papua Barat

Papua Barat Darurat Narkotika dan PCC

0 65
Papua Barat Darurat Narkotika dan PCC
Papua Barat Darurat Narkotika dan PCC – Photo Ilustrasi
Manokwari, Papuabaratoke.comPapua Barat Darurat Narkotika dan PCC. Hanya dalam kurun waktu 12 hari, Polda Papua Barat menerima 13 Laporan Polisi, dengan rincian 10 kasus Ganja, 1 kasus Sabu dan 2 kasus Obat berbahaya. Dari laporan ini, Polda kemudian menetapkan 14 tersangka dari berbagai kasus.

Hal ini terungkap saat rillis hasil Operasi Antik Mansinam 2017 yang digelar Direktorat Narkoba, Selasa (10/10/2017) di halaman Polda Papua Barat.Operasi Antik Mansinam 2017, digelar sejak tanggal 22 September – 3 Oktober 2017. Barang Bukti (BB) yang disita dari Ops Antik Mansinam 2017 diantaranya 0,86 Gram Sabu, 499,96 Gram Ganja beserta 6 pohon ganja dalam pot.

Kemudian, 321 Minuman Keras berbagai jenis (Vodka Robinson, Anggur Merah, Royal House) dan 813 Liter miras Oplosan jenis CT. Selain itu, Polda Papua Barat juga fokus menertibkan obat berbahaya. Hasil yang ikut diamankan diantaranya, 89 butir PCC dan 1.383 obat-obatan kadaluarsa tanpa ijin, diantaranya Neonapacin, Mixagrip, CTM, Konidin, Paramex, Decolgen, Ultraflu, Procold, Antalgin, Combantrin dan Mextril.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Wakapolda Papua Barat, Kombespol Drs. Tatang, mengaku puas dengan kinerja jajarannya. Berbagai kasus ini mengindikasikan jika Papua Barat juga menjadi tujuan peredaran narkotika dan obat-obat terlarang.
“Papua Barat tidak terlepas dari Narkotika karena peredarannya merata di seluruh Indonesia. Tidak ada yang bersih dari Narkotika sampai ke pelosok-pelosok. Ini yang kita khawatirkan,” ujar Wakpolda didampingi Direktur Narkoba Polda PB, Kombes Pol Bambang Ponco Sutiarso.

Wakapolda menyebut kasus Narkotika jenis Sabu dikenakan Pasal 114 Ayat 1, Pasal 112 ayat 1 dan UU Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Sedangkan, Narkotika jenis Ganja dikenakan Pasal 114, 111 dan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca Juga:  Pelantikan 3 Kepala Daerah Di Papua Barat Bakal Dijaga Ketat

Ia mengaku untuk mengungkap kasus Narkotika dibutuhkan analisis dan kejelian Tim Khusus, karena sindikat peredarannya sangat licin dengan berbagai modus. “Kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk para ‘punggawa’ di Dit Narkoba bisa secara optimal menberantas para mafia Sabu ini,” pungkasnya. (ARN/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!