Portal Berita Papua Barat

Penembakan Massal Terjadi di Gereja, 27 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia

0 6
AFP Pihak berwenang memasang garis polisidi lokasi penembakan di Sutherland Springs. (Foto: Istimewa)

Internasional, Papuabaratoke.com – “Aksi teror penembakan kembali terjadi di negara adidaya (Amerika Serikat)” itu, setidaknya ada 27 orang terbunuh, dalam penembakan massal yang terjadi disebuah Gereja First Baptist, Sutherland Springs, Kepolisian Texas, Amerika Serikat mengatakan jumlah korban meninggal sebanyak 27 orang.

Saat ini terduga pelaku penembakan sudah dilumpuhkan oleh polisi, ujar salah seorang pejabat kepolisian setempat, peristiwa itu selain korban meninggal, banyak juga yang mengalami luka luka.

Kepada stasiun CBS News, Pejabat setempat lainnya, Albert Gamez Jr, membenarkan jumlah korban meninggal. “Rincian peristiwa belum jelas tetapi yang saya ketahui sejauh ini, apa yang disampaikan kepada saya, adalah 27 orang meninggal dunia dan lebih dari 20,25 orang luka,” jelas Gomez Jr.

Pada rekaman gambar tv, menunjukkan anggota polisi diterjunkan ke lokasi tempat kejadian, sejumlah mobilo ambulans pun juga pemadam kebakaran sudah berada dilokasi

Dikutip dari detik.com senin pagi ini, Biro Penyelidik Federal (FBI) cabang San Antonio mengatakan telah menurunkan agen-agennya dan sejauh ini belum diketahui motif pelaku.

Ditambahkan oleh FBI bahwa meskipun hanya satu orang yang diduga sebagai pelaku, pihaknya juga membuka kemungkinan lain.

Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan, “Doa kami panjatkan bagi mereka yang terkena dampak dari aksi jahat ini. Terima kasih kepada para penegak hukum atas tanggapan yang mereka berikan.”

Sementara itu, Presiden Trump, yang sedang melakukan kunjungan ke Asia, menulis lewat Twitter, “Semoga Tuhan bersama warga Sutherland Springs, Texas. FBI dan penegak hukum berada di lokasi. Saya memantau situasi dari Jepang.”(PBOKe/R)

BBC-detiknews
Comments
Loading...
error: Content is protected !!