Portal Berita Papua Barat

Penyidik Terus Telusuri Aliran Dana Korupsi Sirkuit Motor Prix

0 154
Aliran Dana Korupsi Sirkuit Motor Prix
Aliran Dana Korupsi Sirkuit Motor Prix – Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi, S.IK. (Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Aliran Dana Korupsi Sirkuit Motor Prix.  Penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Manokwari terus menelusuri aliran dana dugaan kasus korupsi pengadaan tanah sirkuit Motor Prix, di Kampung Bowi, Subur SP 6 Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

“Penyidik kita, terus telusuri aliran dananya ke mana saja. Intinya pengembangan jalan terus dan tidak menutup kemungkinan yang menerima tetap akan ditetapkan sebagai tersangka jika terbukti,”ungkap Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi, Kamis (15/2/2018).

Erwindi mengemukakan, meski saat ini ada dugaan mencuat nama lain yang turut mengetahui dan menikmati aliran dana pengadaan lahan sirkuit motor prix ini. Namun pihaknya tak mau gegabah, untuk itu penyidik terus mengumpulkan bukti sehingga unsurnya terpenuhi.

“Kami pada prinsipnya mengikuti ketentuan KUHAP. Jika memang pada saatnya semua sudah cukup 2 alat bukti, kami akan buka,” ucap Erwindi.

Sebagaimana diberitakan, dalam kasus dugaan korupsi ini, penyidik menyeret dan menjadikan Kepala Biro Pemerintah Provinsi Papua Barat, berinisial ES selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) dan rekannya ZA Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Masni sebagai terdakwa.

Barang bukti yang disita dan dilimpahkan ke jaksa penuntut umum dalam dugaan korupsi tersebut sebesar Rp 950 Juta.

Dimana anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Papua Barat tahun 2016 ini dialokasikan sebesar Rp 2,9 miliar.

Dan berdasarkan Dipa SKPD Biro Pemerintahan dengan nomor : 1 20 03 44 03 5 2 pada tahun 2016 sampai dengan April 2017.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
error: Content is protected !!