Portal Berita Papua Barat

Pergerakan ‘LM’ Pemerkosa Karyawati Toko Dipersempit, Polisi Pastikan Segera Tertangkap

0 971

- Advertisement -

Pemerkosa Karyawati Toko
Pemerkosa Karyawati Toko – Kasat Reskrim Polres Manokwari, AKP Indro Rizkiadi. (Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Pemerkosa Karyawati Toko.  Kepolisian Resor (Polres) Manokwari terus memburu pelarian LM yang diduga pelaku pemerkosa karyawati toko inisial R (25) di Jalan Merdeka Distrik Manokwari Timur, yang terjadi di Kampung Ayambori, Manokwari, Papua Barat, 5 Februari 2018 lalu.

Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Indro Rizkiadi yang dikonfirmasi Papuabaratoke.com, Sabtu (10/3/2018) melalui via telpon mengungkapkan, pelaku yang telah dikantongi identitasnya ini masih terus diiburu tim buser reskrim Polres Manokwari.

Baca Juga:  Polisi Terus Buru Pemerkosa Karyawan Toko, di Ayambori

Disebutkan, tim terus menutup dan mempersempit pergerakan terduga pelaku di titik-titik wilayah pelariannya.

“Kita masih kejar, dan tim yang telah saya bentuk, melaporkan, ruang gerak pelarian terduga pelaku telah dipersempit. Kami yakin pelaku bisa segera ditangkap,” ujar Indro.

Indro menuturkan, pengungkapan keberadaan terduga pelaku LM adalah berawal kepolisian Manokwari berhasil mengungkap tabir kasus pembunuhan bocah siswi 11 tahun oleh tersangka HK (38) yang kini mendekam di tahanan.

“Titik terang dari kasus pemerkosaam karyawati toko ini berdasarkan pengakuan HK. Mereka (LM dan HK) ini memang sudah berulang kali melakukan aksi bejat dan saling kenal juga,” bebernya.

Namun saat ditanya, mengenai lokasi penyisiran keberadaan terduga pelaku LM, Indro enggan membeberkan lebih jauh.

Terpisah, Kanit tim PPA Sat Reskrim Polres Manokwari Ipda Nikita Amelia Tambengi, S.T.K, kepada Papuabaratoke.com juga mengungkapkan, proses penyelidikan kasus pemerkosaan ini, pihaknya tetap konsisten dan ditindak lanjuti sesuai prosedur yang ada.

Sebab dalam melakukan aksi bejatnya, pelaku mengintimidasi atau mengancam korbannya. Dan korban diperkosa sebanyak dua kali di dalam sebuah mobil Toyota Avanxa yang sebelumnya disewa pelaku bersama seorang yang tak lain adalah kekasihnya sehari sebelum kejadian.

“Jadi kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi termasuk saksi kunci, yang tidak lain adalah kekasih terduga pelaku,” ungkap Nikita.

Kemudian, mengenai hasil pemeriksaan juga korban telah mengaku bahwa dia (Korban, red) diperkosa sebanyak dua kali oleh terduga bahkan dari hasil visum juga telah membuktikan bahwa ada sobek di kemaluan korban dan hasil visum menyatakan bahwa positif, korban diperkosa.

Dimana, korban mengaku bahwa dirinya sempat melarikan diri setelah dapat perkosa pertama. Namun, terduga pelaku ini mengejar korban dan menangkapnya, kemudian melakukan pemerkosaan kedua kalinya di dalam mobil.

Modus operandi yang digunakan pelaku LM adalah membujuk korban R, dengan menawarkan tumpangan di mobil yang dikendarai LM. Dengan alasan pelaku mengenal bos korban. Sontak dalam perjalanan bukannya diantarkan pulang ke rumahnya di Kompleks Borobudur, korban R justru menjadi Korban perbuatan bejat terduga pelaku di hutan Ayambori.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!