Portal Berita Papua Barat

Pimpin Upacara PTDH, Kapolda: Coreng Nama Isntitusi Pantas Dapat Sanksi

0 154
Pimpin Upacara PTDH
Pimpin Upacara PTDH – Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Rudolf Alberth Rodja, saat menaggalkam atribut Polri pada mantan anggota Polisi pada Upacara PTDH, di Mapolda Papua Barat, Selasa (08/01/2018).(Foto:Adrian Kairupan/PBOKe)

Manokwari,Papuabaratoke.comPimpin Upacara PTDH.  Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat, resmi memberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) kepada enam anggota Polisi yang melanggar kode etik Kepolisian.

Pemberhentian atau penanggalan atribut Polri itu resmi dilakukan, pada saat upacara rutin di Mapolda Papua Barat yang dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Rudolf Alberth Rodja, Selasa (08/01/2018).

Kapolda Papua Barat dalam amanatnya menegaskan, keenam anggota itu diberhentikan karena pelanggaran dan tindakan yang dianggap krusial hingga mencoreng nama institusi Polri.

“Ini semua sebagai bentuk konsistensi Polda Papua Barat dalam melakukan tindakan tegas hukum kepada siapa saja,” katanya.

Rodja mengatakan, siapapun itu, baik perwira atau bintara yang melakukan kesalahan pasti akan ditindak tegas dengan pemecatan. Namun bagi yang meningkatkan organisasi ini, akan diberikan penghargaan.

“Ini menjadi penting bagi kita. agar hal ini jangan menimpa kita. aturan dan disiplin harus ditegakan. Jadi siapapun yang mencoreng institusi yang kita besarkan bersama, maka pantasnya menerima sanksi tegas tersebut,” jelasnya.

Rata-rata anggota tersebut terlibat dalam kasus narkoba, disersi dan lainnya. “Yang jelas sudah dilakukan sidang beberapa kali dan sudah diputuskan dalam sidang kode etik, bahwa yang bersangkutan sudah tidak layak lagi menjadi anggota Polisi,” ucapnya.

Pada saat upacara, Kapolda melepaskan seragam anggota tersebut sebagai simbol bahwa yang bersangkutan telah kembali ke masyarakat dan Polri tak lagi bertanggungjawab atas hak-hak mereka.

PTDH ini, sesuai surat keputusan Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Rudolf Alberth Rodja Nomor KEP/142/BA/III/2015, tentang pemberhentian tidak dengan hormat dari dinas polri Kepolisian Daerah Papua Barat.

Baca Juga:  Peredaran Linda di Manokwari Diklaim Serang Kalangan Remaja

Berikut nama-nama ke enam anggota Polisi yang di PTDH tersebut.

  1. Iptu Fransiskus Ansiga, SH. Nrp 72100311, Pama Yanma Polda Papua Barat, melakukan tindak pidana (pengurangan jumlah barang bukti narkotika jenis sabhu-sabhu).
  2. Brigpol Salmon Stevanus Aprombis NRP 81110540. Bintara Direktorat Sabhara Polda Papua Barat melakukan tindak pidana pembunuhan.
  3. Bripda Wilson FOF Kambu NRP 97080182. Bintara Direktorat Sabhara Polda Papua Barat melakukan Pemerkosaan.
  4. Briptu Mario Geovani Batista Mandwes NRP 88050841. Bintara sat Sabhara Polres Teluk Bintuni melakukan pelanggaran disersi.
  5. Bripda Billy Jakonias Jesaya Wairara NRP 89060226. Bintara Polsek Aranday Polres Teluk Bintuni Polda Papua Barat pelanggaran disersi. Dan
  6. Bripda Decky Mansuburi NRP 85051789. Bintara Polres teluk wondama Polda Papua Barat melakukan pelanggaran disersi.
Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
error: Content is protected !!