Portal Berita Papua Barat

Polsek Sortim Bubarkan Kelompok Pemalak Warga

0 119
Kelompok Pemalak Warga
Kelompok Pemalak Warga – Kapolsek Sorong Timur AKP Dodi Pratama, S.IK, saat menghimbau sekelompok warga di Kelurahan Matalamagi, Kecamatan Malaimsimsa Kota Sorong, yang diduga melakukan pemalakan secara paksa kepada para warga lainnya yang melintas di Jalan setempat, Jumat (2/2/2018) siang. Foto: Istimewa
Sorong, Papuabaratoke.com – Kelompok Pemalak Warga.  Kapolsek Sorong Timur AKP Dodi Pratama, S.IK, langsung memimpin pembubaran kepada sejumlah kelompok warga di Kelurahan Matalamagi, Kecamatan Malaimsimsa Kota Sorong, yang diduga melakukan pemalakan secara paksa kepada para warga lainnya yang melintas di Jalan setempat, Jumat (2/2/2018) siang.

Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Hary Supriono yang dikonfirmasi, Jumat (2/2/2018) diruang kerjanya, pasca mendapatkan laporan tersebut, membenarkan insiden tersebut.

“Dari laporan awal, Kepolisian Resor Sorong Kota, Bhabinkamtibmas kelurahan Matalamagi Brigpol Yoyok bersama anggota piket, dan Kapolsek Sorong Timur AKP Dodi Pratama, S.Ik, langsung mendatangi TKP pemalakan di jalan S. Kalagison kelurahan matalamagi kota sorong, saat mendapatkan laporan, adanya pemalakan,  dengan pemaksaan,” katanya.

Kelompok Pemalak Warga
Kelompok Pemalak Warga – Kapolsek Sorong Timur AKP Dodi Pratama, S.IK (Foto: Istimewa)

Harry menjelaskan, pembubaran kepada sekelompok pemuda yang dipimpin Kapolsek Sorong Tmur dan anggota, berdasarkan laporan warga yang hendak melintas di Jalan S. Kalagison, Kelurahan Matalamagi, adanya sekelompok warga melakukan aksi pemalangan badan jalan, dan meminta uang jasa secara paksa kepada sejumlah warga yang melintas.

“Modusnya mereka, warga yang melintas wajib didalam karton untuk menaruh uang tersebut, menurut mereka sebagai bagian balas jasa mereka karena mereka telah menutup jalan yang lubang menggunakan tenaga mereka. namun caranya salah, karena diduga ada unsur pemaksaan,” ucapnya.

Meski demikian, para warga yang melakukan aksi pemalakan tersebut, hanya diedukasi dan diarahkan serta mendapat himbauan dari Kapolsek Sorong Timur dan Bhabinkamtibmas untuk tidak mengulangi perbuatannya, serta menjaga kamtibmas agar mewujudkan keamanan lingkungan.

“Hanya diedukasi dulu. Kalau diulangi lagi, dan menimbulkan kekerasan atau adanya korban, pasti ditindak lebih tegas,” pungkas Harry.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com