Portal Berita Papua Barat

Sindikat Curanmor Masih Beraksi Seputaran Manokwari, Masyarakat Diminta Waspada

0 130
Sindikat Curanmor
Sindikat Curanmor – Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Papua Barat, Kombes Pol Bonar Sitinjak, SH.,MH saat ditemui para awak media di Mapolda, Selasa (24/4/2018).(Foto: Adrian Kairupan/PBOK)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Sindikat Curanmor.  Meski pihak kepolisian telah menangkap beberapa pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah hukum Polda Papua Barat, khususnya yang kerap beraksi di seputaran Kota Manokwari, namun masyarakat diminta tetap waspada dengan memperhatikan lingkungan dan tempat memakirkan kendaraan.

Pernyataan ini disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Papua Barat, Kombes Pol Bonar Sitinjak, SH.,MH kepada para awak media di Mapolda, Selasa (24/4/2018).

Bonar mengatakan, belakangan ini aksi kejahatan curanmor diakui kian marak yang dibuktikan laporan polisi (LP) terhadap kehilangan sepeda motor selalu ada.

“Akhir-akhir ini tingkat kriminalitas semakin marak, terutama pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Karena itu, kita minta masyarakat untuk lebih waspada, baik saat di rumah, saat parkir di tempat keramaian dan dalam perjalanan”, ujar Bonar.

Baca Juga:  Pelaku Curanmor Rata-Rata Usia Remaja dan Masih Sekolah

Dikatakannya, jika di suatu tempat parkir kendaraan atau keramaian, ada sesorang atau kelompok yang mencurigakan, masyarakat diharapkan dapat mengamati terlebih dahulu dan cepat melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat. Selain itu, untuk selalu waspada dari segala bentuk kemungkinan terjadinya kejahatan.

Tak hanya itu, kata dia, sebagai bentuk keseriusan polisi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sejak pekan lalu, kepolisian telah menangkap salah satu pelaku alias sindikat curanmor insial MLW beserta barang bukti, 12 kendaraan roda dua (Sepeda motor) yang diduga kuat hasil curian.

“Kita baru amankan 1 pelaku insial MLW yang diduga kuat salah satu sindikat curanmor. Pelaku kita sangkakan pasal 363 (1) ke-3 e KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” cetus Bonar.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!