Portal Berita Papua Barat

Sok Jadi Polisi, Penipu Via HP Beraksi Ngaku Personil Polda Papua

0 54
Ilustrasi Mudus Penipuan Via Hanphone
Ilustrasi Mudus Penipuan Via Hanphone

Manokwari, Papuabaratoke.com – Berbagai modus operandi penipuan via ponsel, sekaan tak habis-habisnya. Tak tanggung-tanggung, berbagai cara pun dilakukan untuk menjebak orang dengan berbagai modus.

Seperti yang dialami Jenny Morin, wanita asal Biak, Provinsi Papua ini. Ia menerima telepon dari nomor 082110718676 dengan suara seseorang yang tidak dikenalinya, Rabu malam (9 Agustus 2017).
Jenny awalnya tidak menduga mendapat kabar jika kakanya, Rafael Morin yang saat ini sedang berada di Jayapura, ditangkap polisi.

Menurut suara dibalik telepon, kakaknya ditangkap karena membawa Ganja 0,5 Gram. Jenny lantas diminta mengirim uang tebusan Rp.15 Juta via transfer melalui rekening Bank BNI. “Awalnya saya sempat percaya karena pas saya telepon, bapak saya di Jayapura bilang kakak saya sedang keluar. Saat bersamaan, HP kakak saya off,” ujar Jenny kepada PBOke.

Beruntung Jenny belum sempat mengirim uang ke orang yang menghubunginya. Karena ia lebih dulu mendapat kabar jika kakaknya sudah berada di rumah dan sedang makan malam.
“Saya sudah berada di ATM, tetapi ayah saya menelpon kembali dan mengatakan jika kakak saya sudah berada di rumah dan sedang makan,” kisahnya.

Saat itu, si penelepon tetap saja menghubunginya untuk meminta uang tebusan sebagai jalan damai. Meski sudah mengetahui jika ini merupakan modus penipuan, Jenny tetap tenang dan tidak terpancing. Bahkan HP Jenny terus berdering dari nomor yang sama, hanya untuk membahas hal yang sebenarnya tidak terjadi sama sekali. Menurutnya, modus seperti ini sering terjadi dan sudah pernah memakan korban.

Selain itu, nama institusi Polda Papua juga tercoreng gara-gara ulah oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab seperti ini. “Ini pemerasan via ponsel. Nama Polda Papua dibawa-bawa pula. Polisi harus menangkap orang-orang seperti ini,’ tegasnya.
Kasus yang dialami Jenny bukan yang pertama kali. Meski demikian, warga harus waspada karena biasanya pelaku menghubungi via ponsel secara tiba-tiba dan memainkan berbagai modus penipuan. Waspada !. (CMT/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com