Portal Berita Papua Barat

Tahun 2017, Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas di Papua Barat Menurun

0 92
Kecelakaan Lalu Lintas di Papua Barat
Kecelakaan Lalu Lintas di Papua Barat Menurun.(Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Kecelakaan Lalu Lintas di Papua Barat.  Direktorat Lalu Lintas Polda Papua barat mencatat tingkat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di tahun 2017 menunjukan trend menurun. Pada tahun 2016 hingga memasuki akhir 2017, tercatat laka lantas menurun 3 persen dari jumlah lakalantas yang mengakibatkan korban mengalami luka berat, hingga meninggal dunia.

Demikian ungkap Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Rudolf Albert Rodja dalam prease realese tahunan 2017 di Ruang Rupatama Mapolda, Kamis (28/12/2017). Di mana, pada 2016 terdapat 812 pelanggaran kasus lakalantas yang terjadi. Dari jumlah tersebut, luka berat sebanyak 277, 446 luka ringan dan 89 meninggal dunia.

“Tahun 2017 menurun menjadi 784 kasus. Tercatat yang menelan korban jiwa sebanyak 85 orang, 234 luka berat dan 465 luka ringan,” beber Kapolda.
Kapolda Rudolf mengungkapkan, masyarakat belum sepenuhnya mematuhi aturan berlalulintas saat berkendaraan di jalan raya. “Orang yang meninggal dunia karena berperang tidak sebanyak ini. Kita ini lebih banyak berperang di jalan raya dengan nyawa kita sendiri,” tukasnya.

Pelanggaran kasus lakalantas ini dominan terjadi di Wilayah Polres Manokwari. Jumlah total lakalantas di tahun 2017 sebanyak 784 kasus, Polres Manokwari menangani sebanyak 162 lakalantas, dengan kerugian material mencapai Rp. 825.200.000. Kemudian disusul Polres Sorong Kota 84 kasus kerugian material Rp. 535. 600.000, dan Polres Kabupaten Sorong 97 kasus, kerugian material Rp. 1.427.100.000, Polres Sorsel 39 kasus dengan kerugian material capai Rp. 89.200.000.

Selanjutnya, Polres Teluk Bintuni 30 kasus, kerugian material Rp. 207.500.000, Polres Kaimana 20 kasus dengan kerugian material capai Rp. 36.500.000, Polres Raja Ampat 16 kasus, kerugian capai Rp. 25.000.000 dan Polres Teluk Wondama 16 kasus, kerugian material Rp. 38.000.000.

Baca Juga:  Sosialisasi dan Bimtek Terlambat, KPU: Tidak Pengaruhi Pendaftaran Parpol

Direktur Lalu Lintas, AKBP Indra Darmawan Iriyanto, S.IK, M.Sc mengatakan, keselamatan dalam berkendara adalah hak semua masyarakat. Untuk itu, kata dia, pihaknya tak henti-hentinya melakukan langkah preventif dengan imbauan-imbauan yang disampaikan kepada masyarakat.
“Kita tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk terus utamakan keselamatan berlalulintas. Taati rambu-rambu lalu lintas dan jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujar Indra berpesan.

 

Editor : Razid Fatahuddin
Penulis : Adrian Kairupan
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com