Portal Berita Papua Barat

Lucunya, “Jack Davis Anak SD” Usia 9 Tahun, Surati NASA Untuk Melamar Kerja, Ini Surat Balasan NASA

0 8
Foto : Istimewa

Internasional, Papuabaratoke.com – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), di bulan juli lalu, mereka mengumumkan atau membuka lowongan kerja untuk direkrut sebagai Staf Pelindung Planet.

Pihak NASA menawarkan gaji sangat menggiurkan sebesar 1,7-2,5 Milyar per tahunnya, tak heran jika banyak orang yang berminat dengan pekerjaan itu.

Diantara ribuan orang yang mendaftar ke NASA, ada salah seorang anak yang usianya baru sembilan tahun, yang masih duduk di Sekolah Dasar, mengirim surat ke NASA untuk melamar pekerjaan,  dia adalah Jack Davis.

Seperti dikutip dari ABC News dan Kompas.com Jack menulis surat seperti ini,  “Saya mungkin baru berusia sembilan tahun, tetapi saya rasa cocok untuk pekerjaan ini,” tulis anak tersebut dengan percaya diri.

Dia melanjutkan, saya telah menonton semua film luar angkasa dan alien yang bisa saya lihat. Saya juga pintar bermain video game. Saya masih muda, jadi saya bisa belajar untuk berpikir seperti alien.

di akhir surat, Jack Davis juga tak lupa membubuhkan tanda tangannya yang berbunyi, “Jack Davis, Penjaga Galaksi, Kelas Empat”

Ternyata, surat Davis berhasil menarik perhatian NASA dan Dr James L Green, ketua divisi sains planet, membalas suratnya secara pribadi.

Dr Green menulis, posisi staf pelindung planet adalah pekerjaan yang sangat keren dan penting. Kami selalu mencari ilmuwan dan insinyur masa depan yang akan membantu kami. Oleh karena itu, aku berharap kamu akan terus belajar dengan baik di sekolah.

“Kami berharap bisa melihatmu di NASA suatu hari nanti,” tulisnya lagi

Davis memang masih terlalu muda untuk lowongan tersebut. Dalam pengumumannya, NASA berkata bahwa kandidat yang mereka cari adalah yang lulus S-1 dari jurusan fisika, matematika, dan teknik dengan minimal 24 SKS di mekanika, dinamika, elektronika, dan beberapa bidang yang masuk fisika murni.

Baca Juga:  Disoroti Bantuan Meja Billiard Polda Papua Barat

Staf pelindung bumi juga akan berkewajiban untuk menghindarkan astronot dan robot dari ancaman kontaminasi material organik dan biologi selama perjalanan luar angkasa. Selain itu, mereka juga dituntut untuk menyusun kebijakan, perlindungan, dan mengawasi jalannya misi antariksa NASA.

Walaupun demikian, Dr Green berkata bahwa NASA merasa senang bisa menginspirasi generasi penjelajah berikutnya.

“Anggap saja ini sebagai bantuan gravitasi – sebuah dorongan yang secara positif bisa mengubah jalan hidup seseorang dalam kehidupan, dan jejak kita di alam semesta,” ujarnya kepada ABC News (5/8/2017). (PBOKe/r)

 

Comments
Loading...
error: Content is protected !!