Portal Berita Papua Barat

Mairuma Jamin Perencanaan Program 2018 Terukur

0 41
Perencanaan Program 2018
Perencanaan Program 2018 – Bupati Kaimana, Mathias Mairuma
Kaimana, Papuabaratoke.comPerencanaan Program 2018. Bupati Kaimana, Matias Mairuma menjamin penyusunan Program Tahun 2018, akan benar-benar maksimal, dengan indikator capaian yang jelas dan terukur. Hal ini penting karena perencanaan yang baik, dengan anggaran yang cukup, akan menghasilkan produk yang bermanfaat bagi banyak orang.

Demikian disampaikan Bupati Mairuma saat tatap muka dengan Prof. Rokhmin Dahuri, penasihat Pemda Kaimana yang juga mantan Menteri Perikanan RI dan tim, bersama jajarannya di Ruang Rapat Kantor Bupati, Sabtu (14/10/2017) kemarin.

Dikatakan, untuk mencapai hasil kerja yang maksimal, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta mengimplementasikan secara benar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021 kedalam program kerja tahunan masing-masing.

Secara terbuka bpupati juga menyebut, hingga saat ini, masih menemukan hasil kerja OPD di lapangan yang terkesan dibuat ‘asal-asalan’ yang kemungkinan besar disebabkan perencanaan yang kurang matang. Ke depan, setiap program kerja yang dibiayai APBD, harus dilaksanakan dengan target capaian yang terukur dan terarah, terutama dalam upaya menyejahterakan masyarakat.

Setiap OPD lanjutnya, harus dapat menyiapkan secara baik setiap program kerja yang menjadi kebutuhan daerah dan masyarakat, sebelum masuk dalam tahapan penganggaran. Di hadapan Prof. Rokhmin Dahuri, MS dan timnya, bupati akui telah melakukan konsultasi dengan Bappenas, dalam rangka mendapatkan model perencanaan program yang baik.

“Kami sudah berkonsultasi dengan Bappenas, karena sebelum pembahasan anggaran Tahun 2018 ini, saya dengan pak wakil bupati, ibu sekda dan teman-teman OPD, membutuhkan sekali tambahan pemahaman soal perencanaan yang terukur, supaya penyajian APBD 2018 benar-benar menjawab persoalan masyarakat, tetapi juga dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Mesranya Hubungan TNI dan Polri di Kaimana

Bupati juga meminta Prof. Rokhmin Dahuri, MS dan tim kerja; Sugeng Hari Wisudo ahli perikanan tangkap, Irzal Effendi ahli perikanan budidaya, Pigoselvi Anas, ahli sosial ekonomi nelayan dan Ama Bonapan, ahli pesisir dan kelautan, untuk memberikan masukan dalam menyempurnakan rencana kegiatan Tahun 2018.

“Kalau tidak saya sebagai bupati juga khawatir, jangan sampai uang habis tapi masyarakat tetap miskin. Kita di Papua Barat ini juara kedua termiskin di Indonesia menurut data BPS, yang selalu dimunculkan oleh Bappenas. Saya tidak mau ini terus melilit kita, khususnya kita di Kabupaten Kaimana,” tandasnya.

Lebih jauh Bupati mengingatkan jajarannya, agar setiap rupiah yang digelontorkan untuk membiayai kegiatan Tahun 2018, harus membawa manfaat bagi kesejahteraan hidup masyarakat. “Besok setiap 1 rupiah yang keluar, harus ada indikator yang terukur karena ini uang rakyat, yang harus kita kelola baik dan pertanggungjawabkan. Jangan kolom indikator dalam format APBD kita kosong terus. Ini yang nanti harus di follow up oleh Ibu Sekda dan teman-teman,” tutup bupati. (HAI/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!