Portal Berita Papua Barat

Pemda Kaimana Gelontorkan 18 Miliar lebih Bangun PLTMG

0 97
Pemda Kaimana Gelontorkan 18 Miliar
Pemda Kaimana Gelontorkan 18 Miliar – Kadis PU dan Penataan Ruang Kaimana, Ir. Nicolaas E. Kuahatty, M. Ec. Dev.(Photo: HAI/PBOke)
Kaimana, Papuabaratoke.comPemda Kaimana Gelontorkan 18 Miliar. Mendukung program nasional Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Gas (PLTMG) 10 Mega Watt (MW), Pemerintah Kabupaten Kaimana pada APBD Tahun Anggaran 2017 yang dituangkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kaimana, menggelontorkan anggaran sebesar Rp.18.280.000.000.

Anggaran ini dialokasikan untuk pembangunan pematangan dan talud berukuran 100 m x 200 m yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Kampung Coa, Distrik Kaimana. Dengan jangka waktu pekerjaan 93 hari. Dan, telah dilaksanakan sejak 27 September 2017 oleh kontraktor pelaksana, PT Selatan Indah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Nicolaas Evert Kuahaty, Senin (16/10/2017), kepada PBOke (papuabaratoke.com) menjelaskan, proses pelelangan pekerjaan pematangan dan talud lokasi PLTG seluas tersebut, menggunakan sistim elektronik, dalam hal ini Layanan Pengadaan Sistim Elektronik (LPSE) Kata Nicolaas, pematangan dan talud telah mulai dikerjakan sejak 27 September, dengan nomor SPMK: 621.9/72/PUPR/2017 dan nomor kontrak 602/71/PUPR/2017. “Sesuai aturan, jika nilainya miliaran rupiah maka harus melalui LPSE. Pemenangnya PT. Selatan Indah, dengan total dana 18 Miliar lebih. Untuk jangka waktu kerja sudah ditetapkan 93 hari kelender,” terang Nicolaas.

Sebelumnya, Bupati Kaimana, Matias Mairuma mengatakan, Pemerintah Daerah menyambut baik dan mendukung penuh pembangunan PLTMG 10 MW di Kabupaten Kaimana. Program ini merupakan hadiah bagi Kabupaten Kaimana dari kebijakan nasional Papua Terang Presiden RI. Kata Mairuma, program ini sangat dibutuhkan bagi kemaslahatan hidup masyarakat di Kabupaten Kaimana.

“Dengan daya 10 MW ini sudah pasti Kaimana kedepan tidak lagi mengalami pemadaman listrik. Pasokan daya yang ada, bisa dipakai untuk penerangan di setiap ruas jalan, baik jalan utama maupun lorong atau jalan setapak. Sekarang ini, karena pasokan listrik kita hanya 2 MW sesuai kemampuan daya pada mesin diesel PLN, maka jalan utama kita gelap, lampu juga sering padam. Kalau ini selesai, maka kedepan persoalan pemadaman listrik tidak lagi melilit kaimana,” ujar bupati. (HAI/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com