Portal Berita Papua Barat

Ratusan ASN Pemkab Kaimana Ditatar

0 20
ASN Pemkab Kaimana Ditatar
ASN Pemkab Kaimana Ditatar – Ratusan ASN Kabupaten Kaimana saat mendengar arahan Plt. Ass II Setda Kab. Kaimana, kamis 19/10
Kaimana, Papuabaratoke.comASN Pemkab Kaimana Ditatar. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, dan Kantor Satpol PP di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaimana, dikumpulkan dan ditatar, Kamis (19/10/2017).

Hal itu dilakukan, untuk membangun kembali semangat kebersamaan dan semangat kerja dalam tugas sebagai abdi masyarakat dan abdi negara. Ratusan ASN ini mendapat arahan dan nasihat yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas Asisten II Setda Kabupaten Kaimana, Martinus Furima.

Diakuinya, upaya untuk memprakarsai pertemuan ini karena prihatin melihat pola kerja dan semangat mengabdi ASN pada lingkup Pemkab Kaimana, yang belakangan ini semakin menunjukkan kemunduran.

Diharapan, upaya ini dapat memperbaiki sikap dan prilaku ASN agar kedepannya bisa lebih baik lagi. Dikatakan, irama kerja ASN belakangan ini semakin menunju ke arah yang kurang sehat. Ada ASN yang benar-benar mau bekerja, namun ada pula yang mengabaikannya karena alasan yang kurang jelas.

“Ada yang betul-betul melaksanakan tugas, ada juga yang tidak tetapi gaji, uang makan dan uang zona tetap jalan. Ini kurang sehat dalam tubuh ASN. Sekarang banyak ASN yang menentang atasan dan cenderung melampiaskannya melalui media sosial. Dari sisi etika ini tidak baik, perlu kita perbaiki. Kita cari solusi, kita rangkul kembali dan membangkitkan kembali semangat mereka sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” ujar Furima.

Kendornya semangat kerja, lanjut Furima, dapat menimbulkan kecemburuan antara satu dengan yang lain sehingga berdampak pada menurunnya semangat kerja. Persoalan lain yang juga terjadi adalah, banyak ASN yang sampai saat ini belum mengerti tupoksi. Jika dibiarkan terus ini akan menjadi besar dan sulit terselesaikan.

Baca Juga:  Mesranya Hubungan TNI dan Polri di Kaimana

Diakuinya, langkah yang dilakukan ini ‘salah’ karena dilaksanakan pada saat pimpinan, dalam hal ini pak bupati, ibu sekda tidak berada di tempat. Tetapi, dengan kehadiran wakil bupati yang mewakili pimpinan daerah. Ia yakin mendapat dukungan.

“Saya berani membuat kesalahan ini, untuk memperbaiki yang sudah salah selama ini, berkaitan dengan disiplin aparatur. Saya prihatin dengan kondisi yang terjadi saat ini. Saya kira sudah waktunya untuk kami kembali pada rel yang benar,” ujar Furima.

Ratusan ASN  ini diundang dalam pertemuan yang digelar tanpa kehadiran Bupati Matias Mairuma dan Sekda Rita Teurupun. Pertemuan ini berlangsung di halaman kantor bupati dan berlangsung kurang lebih dua jam dan ditutup dengan acara makan siang bersama. (HAI/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!