Portal Berita Papua Barat

IBI : Bidan Wajib Miliki Surat Tanda Registrasi

0 84
Bidan Wajib Miliki Surat Tanda Registrasi
Bidan Wajib Miliki Surat Tanda Registrasi – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kaimana.(Photo : Istimewa)
Kaimana, Papuabaratoke.comBidan Wajib Miliki Surat Tanda RegistrasiSebanyak 33 tenaga bidan di Kabupaten Kaimana mengikuti Midwifery Update atau STR, yang dipusatkan di ruang pertemuan Puskesmas Kota Kaimana, Senin (23/10/2017).

Kegiatan ini, diselesanggarakan oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kaimana bekerja sama dengan Pengurus Daerah IBI Provinsi Papua Barat. Tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut adalah dalam rangka mewajibkan bidan mengatongi Surat Tanda Registrasi (STR).

Ketua IBI Cabang Kaimana, Maria Katarina Adopak menjelaskan, kegiatan yang digelar atas inisiatif sendiri IBI dengan dukungan dana swadaya para peserta. Dengan tujuan meningkatkan kompetensi bidan sesuai perkembangan pelayanan kebidanan, memberikan penyegaran untuk perbaikan kinerja, serta mempertahankan kompetensi.

Midwifery Update jelas Ketty sapaan akrabya, wajib diikuti oleh seorang bidan, karena saat ini banyak bidan yang belum bisa membantu persalinan akibat keterampilan menolong persalinannya rendah.

Maria Katarina Adopak, A.Md.Keb, Ketua IBI Cabang Kaimana

Kali ini, tambah dia, difokuskan kepada bidan yang kartu STRnya mati.  Ia berharap, melalui kegiatan ini, bidan di Kabupaten Kaimana bisa lebih profesional dalam melaksanakan tugas, terutama dalam membantu persalinan.

“Karena inisiatif sendiri maka untuk kebutuhan anggaran selama kegiatan, kita bebankan kepada peserta dengan sistim swadaya, di mana setiap peserta wajib membayar biaya administrasi sebesar 1,4 Juta. Jadi, untuk kegiatan ini tidak menggunakan APBD sama sekali,” jelas Ketty.

Ditambahkan, IBI Kabupaten Kaimana dengan dukungan IBI Papua Barat menginisiasi kegiatan ini karena aturan mewajibkan setiap bidan memiliki STR agar dapat melaksanakan tugas membantu persalinan.

Di mana, STR wajib diperbaharui setiap tahun dan untuk mendapatkannya kembali, bidan wajib mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan tugasnya. “Untuk mendapatkan STR, teman-teman bidan harus ada pelatihan-pelatihan terkait persalinan, salah satunya pelatihan penanganan asfiksia yang baru saja digelar dan lainnya. Kalau tidak diupdate maka mereka tidak bisa membantu persalinan, dan hak-hak mereka seperti insentif juga tidak bisa dibayar. Karena ini wajib maka IBI fasilitasi,” pungkasnya. (HAI/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!