Portal Berita Papua Barat

Puskesmas Amban Cabut Laporan Pencemaran Nama Baik

0 7

Manokwari, Papuabaratoke – Kepala Puskesmas Amban, Regina Parrarie, menarik laporan dugaan pencemaran nama baik salah satu pasiennya. Hal ini dilakukan usai pasien yang merupakan ASN ini, meminta maaf kepada pihak puskesmas.

“Kita sudah buat laporan tadi pagi, namun yang bersangkutan sudah meminta maaf dan menjelaskan apa yang dituduhkan tidak benar. Kita sudah cabut laporannya,” ujar Regina, Kamis (27 Juli 2017).
Peyelesaian masalah secara kekeluargaan di Puskesmas ini, disaksikan perwakilan Ombudsman dan pihak kepolisian. Regina mengaku pihaknya sempat ingin mogok kerja saat tuduhan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Pasalnya, petugas di Puskesmas merasa terganggu.

Menurut dia, selama ini Puskesmas Amban berusaha memberi pelayanan terbaik untuk pasien yang berobat.
“Kejadian ini menjadi pelajaran untuk semua. Agar apapun itu sebaiknya diklarifikasi terlebih dahulu. Petunjuk dari atasan agar kejadian ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan,” bebernya.

Frida, pasien yang sebelumnya dilaporkan ke polisi, meminta maaf atas kesalahannya. Ia tak bermaksud menjelekan Puskesmas Amban, seperti yang diunggah dalam akun Facebook miliknya. Dalam isi surat pernyataannya, Frida sudah mengklarifikasi di sosial media, terkait postingan tersebut sebagai sebuah kesalahan.
Sebelumnya, sempat viral di facebook Puskesmas Amban memberi obat kadaluwarsa. Padahal, obat tersebut dinyatakan aman dan baru kadaluwarsa Tahun 2019 nanti.(WHY/PBOke)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!