Portal Berita Papua Barat

Rumahnya Digusur, 8 Pensiunan RSUD Terima Kompensasi Tahun Ini

0 6

Manokwari, Papuabaratoke.com – Pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah Manokwari, terkendala relokasi tenaga medis yang mendiami rumah dinas di sekitar lokasi pembangunan. Pemda Manokwari masih mencari formula tepat dalam hal kompensasi untuk para tenaga medis yang menempati rumah sekitar lokasi pembangunan.

Para tenaga medis yang rumahnya masuk lokasi pembangunan berharap Pemda Manokwari bersikap adil dalam memberi kompensasi. Pasalnya, tenaga medis yang memiliki rumah pribadi, kabarnya tak mendapat kompensasi.
“Kami ingin memastikan siapa yang sudah punya rumah pribadi dan belum. Dari informasi yang kami terima, ada yang sudah punya rumah pribadi,” ujar Plh Sekda Manokwari, Wanto, S.Sos, Selasa (8 Agustus 2017).

Sesuai petunjuk Bupati Manokwari, tenaga medis (aktif) yang tidak memiliki rumah, diberi kompensasi uang kontrak rumah Rp20-25 Juta. Sementara tenaga medis yang sudah pensiun mendapat kompensasi Rp150 Juta.
“Yang sudah punya rumah, sesuai petunjuk Bupati, pindah sendiri. Tapi saat ini kita sedang mengecek karena ada perkembangan terbaru dalam hal ini,” bebernya.

Dijabarkan, tenaga medis yang memiliki rumah juga akan diberikan kompensasi berupa uang angkut barang dan lainnya. Jumlah rumah tenaga medis yang masuk dalam pembangunan di lingkungan RSUD Manokwari berjumlah 31. Tiga rumah diantaranya sudah dibayar Tahun 2016.
“Dari 28, yang sudah dianggarakan baru 8 rumah untuk pensiunan yang akan diberikan tahun ini. Sisanya tunggu petunjuk Bupati,” tandasnya. (VWM/PBOke)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!