Portal Berita Papua Barat

Target Eliminasi Kusta di Manokwari, Bupati Demas: Dokter dan Paramedis Ujung Tombak

0 38
Target Eliminasi Kusta di Manokwari
Target Eliminasi Kusta di Manokwari – Sekda Manokwari, F.M Lalenoh (Tengah), bersama sejumlah Kepala Puskesmas di Kabupaten Manokwari serta pemateri dari kementrian kesehatan, di sebuah hotel di Manokwari, Papua Barat, Rabu (7/3/2018). (Foto: Clemens Mandacan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Target Eliminasi Kusta di Manokwari.  Bupati Kabupaten Manokwari Demas Paulus Mandacan, melalui sekertaris daerah (Sekda) F.M Lalenoh, mengungkapkan, penyakit kusta dan Frambusia oleh (WHO) digolongkan dalam kelompok penyakit Tropis yang terabaikan.

Hal ini diungkapkan Lalenoh, saat membuka sosialisasi dan pelatihan singkat kegiatan intensifikasi penemuan kasus kusta dan Frambusia melalui kampanye eliminasi kusta dan eradikasi Frambusia, di sebuah hotel di Manokwari, Papua Barat, Rabu (7/3/2018).

Dikemukakan, bahwa pemerintah pusat telah memberikan perhatian serius, khusus beberapa penyakit tropis yang terabaikan tersebut. Yaitu dapat terlihat dalam RPMJ yang ditetapkan melalui peraturan presiden nomor 2 tahun 2015, yang menyatakan, penyakit kusta merupakan salah satu penyakit indikator yang ingin dicapai.

Selain itu tuturnya, penetapan kusta Frambusia, sebagai penyakit prioritas nasional dalam peraturan presiden nomor 79 tahun 2017 tentang rencana kerja pemerintah tahun 2018.

Sambungnya, penyakit kusta dan frambusia jika tak ditangani dengan baik maka menyebabkan pasien cacat. Dan menurunkan produktifitas serta akan berdampak secara ekonomi dan sosial.

“Untuk itu, selain tanggungjawab pemda Manokwari, mengeliminasikan kusta dan frambusi, Dokter dan Paramedis lah ujung tombaknya,” ujar Lalenoh.

Pemda Manokwari lanjutnya, sangat mengapresiasi kepada pemerintah pusat terutama kementrian kesehatan. Dimana menggagas dan berupaya mengeliminasi kusta di sembilan provinsi yang ada di Indonesia.

“Sebagaimana dituangkan dalam peta program pengendalian kusta menuju target elimanisi kusta di seluruh provinsi tahun 2018. Dan target eliminasi kusta di seluruh kabupaten kota pada tahun 2024 dengan menurunkan angka cacat pada kasus baru menjadi satu kasus per satu juta penduduk tahun 2020,” terangnya.

“Sedangkan target penyakit Frambusia adalah indikasi frambusia tahun 2020 dengan harapan tak ada lagi pengurangan setempat dan tak ada lagi masyarakat yang sakit karena kusta dan Frambusia,” harap Lalenoh.

Baca Juga:  SDM Melimpah, OAP Mampu Jadi Wirausaha Sukses

Ia menambahkan, keseriusan pemerintah pusat sangat sejalan dengan visi-misi bupati dan wakil bupati Manokwari.

Yaitu terwujudnya masyarakat Manokwari yang berbudaya, maju, mandiri, aman, damai dan sejahtera. Dengan sala satu misinya, yakni meningkatkan kualitas hidup masyarakat Manokwari di bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur serta pemberdayaan ekonomi.

“Kami harap agar dapat menjalankan tugas sebaiknya dalam mewujudkan masyarakat Manokwari yang sehat, bebas dari penyakit kusta dan frambusia, yang tentu sesuai dengan harapan dan cita-cita kita bersama,” tutupnya.

Penulis : Clemens Mandacan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com