Portal Berita Papua Barat

Bank Sampah Sumber Pendapatan Baru Warga Klasaman

3
Sumber Pendapatan Baru Warga Klasaman
Sumber Pendapatan Baru Warga Klasaman – Pendiri Bank Sampah Kelurahan Klasaman, Kota Sorong, Yoksan Mili.(Photo: KEY/PBOke)
Sorong, Papuabaratoke.comSumber Pendapatan Baru Warga Klasaman. Sampah tak selamanya menjadi permasalahan, ini tergantung dari cara kita memandang keberadaannya. Hal itu dibuktikan oleh warga di Distri Klasaman, Kota Sorong. Di tempat ini, sampah justru menjadi sumber pendapatan baru.

Ada bank sampah yang menerima sampah anorganik. Setiap warga yang menyetorkan sampah tersebut dicatat sebagai saldo. Pengelola Bank Sampah, Yoksan Mili kepada PBOke (papuabaratoke.com), Kamis (12/10/2017) mengatakan, sejak di dirikan tahun 2016 lalu, saat ini sudah ada 72 nasabah bank sampah. “Semua nasabah kami aktif,” katanya.

Kata Yoksan, ide mendirikan bank sampah bermula dari keprihatinan dengan kondisi lingkungan sekitar yang kotor. “Kondisi ini membuat para pemuda kelurahan berinisiatif mendirikan bank sampah yang bernaung di bawah yayasan misqql baseftin,” terangnya.

Suasana di bank sampah. Warga menjadikan sampah anorganik sebagai sumber pendapatan baru.(Photo: KEY/PBOke)

Dikatakan, para nasabah menyetorkan sampah ke bank sampah sekali dalam dua pekan. Sampah yang telah dipilah dihargai Rp1.500 per kilogram. “Nasabah datang sendiri menyetorkan sampah di bank sampah yang terletak di samping Kantor Kelurahan,” ucapnya.

Salah satu pengurus bank sampah, Sarlota Mili menambahkan, sampah yang diterima beragam jenis, mulai dari kardus bekas, botol air mineral bekas dan sampah anorganik lainnya. “Hasil dari menabung bank sampah digunakan untuk keperluan rumah tangga dan sebagai tabungan untuk depan,” tuturnya. (KEY/PBOke)

Comments
error: Content is protected !!