Portal Berita Papua Barat

39 Siswa SMPN VI Wosi Manokwari Tujuh Bulan Berlante Sambil Belajar

0 129
SMPN VI Wosi Manokwari
SMPN VI Wosi Manokwari – Beginilah tampak siswa/siswi Kelas VII SMP Negeri VI Wosi Manokwari saat duduk dan tengkurap sambil belajar. (Foto: Hanas Warpur/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – SMPN VI Wosi Manokwari.  Sebanyak 39 siswa/siswi Kelas VII G SMP Negeri VI Wosi, Kabupaten Manokwari selama 7 bulan lamanya terpaksah harus duduk berlante tels sambil megikuti proses belajar mengajar tanpa kursi dan meja. Kondisi itu sangat disayangakan sekali oleh DPRD Manokwari ketika kunjungan kerja ke sekolah tersebut.

Padahal menurut DPRD, SMP Negeri VI Wosi merupakan salah satu sekolah unggulan, bahkan setiap tahun para siswa yang hendak mendaftar sangat padat dan melebihi kapasitas tampung. Namun kondisi sekolah itu jauh dari harapan dan tak sepantasnya dibiarkan begitu.

Pantauan langsung papuabaratoke.com, Selasa (27/3/2018), para siswa/i itu ada yang tidur tengkurap dan duduk sambil mengikuti proses belajar mengajar.

Kondisi itu secara langsung dilihat oleh wakil rakyat Kabupaten Manokwari ketika melakukan kunjungan ke SMP tersebut.

Terlihat juga ada juga ruang belajar, tetapi MCK bagi siswa/i dan guru sudah tak wajar difungsikan karena sudah rusak. Dimana untuk MCK 8 unit, tetapi 5 sudah rusak dan tidak bisa digunakan lagi.

Termasuk ruang laboratorium dan beberapa ruang belajar lainnya sudah rusak, seperti jendela kaca, plafon, pintu, meja dan kursi, termasuk MCK.

Anggota Komisi B DPRD Manokwari, Romer Tapilatu ketika melihat siswa/i saat mengikuti proses belajar mengajar sangat prihatin dengan kondisi tersebut.

Untuk mejawab kondisi terkini, Romer bersama rombongan DPRD langsung ekeskusi 30 kursi dan meja tanpa menunggu lama lagi. Bahkan kondisi itu langsung disampaikan ke dinas pendidikan kabupaten Manokwari yang bersama DPRD.

“Padahal kondisi itu sudah 7 bulan lamanya, namun tak pernah dilihat oleh dinas pendidikan. Upaya dari pihak sekolah dan komite sekolah telah laporkan hal tersebut kepada pihak dinas namun belum direspon” kata Romer.

Kepala SMP VI Manokwari, Misba membenarkan para siswa/i harus berlante sambil mengikuti proses belajar mengajar.

SMPN VI Wosi Manokwari

 

Baca Juga:  Ujian Nasional Tingkat SMP Mulai Maret, Hanya Tiga Sekolah Siap Laksanakan

“Saya baru sebulan menjabat kepala sekolah disini dan saya melihat sendiri kondisi itu. Bahkan saya hampir tidak betah, namun karena kepercayaan dan tugas, maka saya harus hadapi kondisi ini” ungkap Misba, Selasa siang.

Misba pun berharap dengan kehadiran DPRD Manokwari ke sekolah ini tentu diharapkan ada jawaban atas kondisi yang sudah mereka turun melihat sendiri.

Terkait anak-anak yang berlante sambil belajar, Misba menjelaskan bahwa pada saat pendaftaran murid baru tahun lalu telah melebihi daya tampung, bahkan kondisi maubeler sangat terbatas bisa menjamin proses belajar mengajar.

“Pihak Komite sekolah dan kami dari sekolah sudah berusaha tetapi beginilah kondisinya, namun kami berharap dewan menjawab apa yang sudah mereka turun kesini untuk mengecek langsung” tambah Misba.

Penulis: Hanas Warpur
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!