Portal Berita Papua Barat

4 Unit Truk Milik PT. Kapitol Masih Disandera, Ini Alasan Keluarga Korban

0 230
Truk Milik PT. Kapitol Masih Disandera
Truk Milik PT. Kapitol Masih Disandera – Sebelumnya 15 unit truk pengangkut minyak milik PT. Kapitol sempat disandra oleh puluhan masyarakat kampung Lismanggu Distrik Prafi Kabupaten Manokwari, di Jalan Raya Aimasi Kampung Lismanggu, Senin, (26/2/2018). (Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Truk Milik PT. Kapitol Masih Disandera.  Sebanyak 4 unit truk pengangkut minyak milik PT. Kapitol hingga kini masih disandera oleh masyarakat kampung Lismanggu Distrik Prafi Kabupaten Manokwari.

Hal ini buntut dari peristiwa atau kasus kecelakaan lalulintas (Lakalantas) yang menewaskan satu kelurga warga kampung Lismanggu Distrik Prafi Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Januari lalu.

Meski sebelumnya masyarakat atau pihak keluarga korban menyandera 15 unit truk milik PT.Kapitol yang melintas di Jalan Raya Aimasi Kampung Lismanggu, Senin, (26/2/2018) pagi.

Arif salah satu keluarga korban menuturkan, pihaknya dari awal meminta penyelesaian secara kekeluargaan dengan perusahaan dalam hal ini PT. Kapitol.

Dan dari pihak perusahaan tuturnya, akan menyanggupi dengan memberi santunan kepada kedua anak korban yakni membiayai pendidikannya dari Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi dan memberi santunan sebesar Rp 200 juta.

“Tapi saat itu keluarga tidak terima, dan meminta sebesar Rp 400 juta. Perwakilan perusahaan di Manokwari mengapresiasi dan hargai permintaan kami. Tapi katanya yang menentukan pimpinan perusahaan di Jakarta,” ungkapnya.

Selanjutnya kata Arif, pihak perusahaan perwakilan di Manokwari, menginstruksikan keluarga korban untuk menyiapkan buku rekening dan para saksi, namun hingga saat ini belum mendapatkan tindaklanjut dari pembicaraan tersebut.

“Kami kembali gelar pertemuan di polsek dengan pihak perusahaan dan dalam pertemuan itu jawaban dari pihak perusahaan tidak memuaskan,” terang Arif.

Ia menyebutkan, perusahaan kembali berdalih lantaran saat ditawari pemberian santunan sebesar Rp 200 juta keluarga korban tak mau menerima. Dan saat ini lanjut Arif, perusahaan hanya menyanggupi sebesar Rp 100 juta.

“Kami sudah bertemu dengan pihak perusahaan, enam kali, tapi jawabannya sama saja. Jelas kami tidak terima, dan masyarakat marah, lalu melakukan penyanderaan truk milik PT. Kapitol,” jelasnya.

Baca Juga:  Terbukti, Anak Muda Manokwari Punya Kreativitas

Terakhir diungkapkannya, hasil negosiasi yang dimediasi oleh polsek Prafi, perusahaan meminta waktu dan memberi jaminan 4 buah truk ditahan oleh keluarga dan warga masyarakat sambari menunggu proses selanjutnya.

Truk Milik PT. Kapitol Masih Disandera
Truk Milik PT. Kapitol Masih Disandera – Arif keluarga korban (Tengah) penabrakan warga kampung Lismanggu Distrik Prafi Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Januari lalu, oleh truk milik PT. Kapitol. (Foto: Istimewa)

Diketahui, kecelakaan naas tersebut, menewaskan almarhum Mas Salim (Ayah), almarhumah Sitti (Ibu) dan Slamet (Balita), oleh truk minyak milik PT. Kapitol, Januari lalu.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi PBOKe (Papuabaratoke.com) belum mendapatkan akses klarifikasi atau pun penjelasan dari PT. Kapitol.

Penulis : Clemens Mandacan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!