Portal Berita Papua Barat

Akui Kesalahan, Polda PB Legowo Minta Maaf Pada Wartawan

0 57
Polda PB Legowo Minta Maaf Pada Wartawan
Polda PB Legowo Minta Maaf Pada Wartawan – Permintaan maaf yang disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Polda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Rudolf Alberth Rodja, melalui Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Harry Supriono, didampingi Kabid Propam Kombes Pol Rudy Prasetya, dan Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi, di hadapan puluhan wartawan dari berbagai media cetak, elektronik TV dan Radio, serta Media Cyber Online, yang beroperasi di wilayah Papua Barat, bertempat di Resto Laut Oriestom, Selasa (30/1/2018) sore sekira pukul 14.00 WIT. (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)

Manokwari, Papuabaratoke.com – Polda PB Legowo Minta Maaf Pada Wartawan.  Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat akhirnya dengan bijak dan legowo meminta maaf kepada para insan pers di Papua Barat, khususnya dikota Manokwari, atas insiden dugaan pelecehan dan pencekalan di sela kegiatan Peresmian Gedung Mapolda Baru dikampung Maripi, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Senin (29/1/2018), Kemarin.

Permintaan maaf itu disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Polda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Rudolf Alberth Rodja, melalui Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Harry Supriono, didampingi Kabid Propam Kombes Pol Rudy Prasetya, dan Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi, di hadapan puluhan wartawan dari berbagai media cetak, elektronik TV dan Radio, serta Media Cyber Online, yang beroperasi di wilayah Papua Barat, bertempat di Resto Laut Oriestom, Selasa (30/1/2018) sore sekira pukul 14.00 WIT.

“Kami bertiga atas nama Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs. R.Albert Rodja, untuk meminta maaf dan memperpendek masalah. Jangan sampai masalah ini menjadi panjang, karena kita semuanya adalah sahabt dan mitra,” ujar Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Harry Supriyono, mengawali perkataannya di dalam pertemuan tersebut.

Menurut dia, munculnya kejadian ini diakibatkan karena miskomunikasi antara bawahannya dengan para jurnalis. dimana saat itu, muncul perkataan “adanya intruksi” sebenarnya adalah bukan pembatasan kepada awak media dalam menjalankan tugas agenda peliputan.

Bahkan, ketika dicerca tudingan dugaan adanya upaya setingan agar sejumlah isu yang akan dipertanyakan wartawan kepada Kapolri, khususnya terkait diambil alihnya kasus mantan bupati sorong selatan OI oleh Bareskrim Mabes Polri dan dua orang jenderal yang menjadi plt Gubernur, Kabid Humas menegaskan, tidak ada unsur setingan yang diatur hingga menimbulkan kegaduhan diantara sejumlah wartawan dengan Oknum Provost Propam Polda Papua Barat saat itu.

Baca Juga:  Pemkab Manokwari Lengkapi Mobil Operasional dengan GPS “ Mobil Lagi Dimana Kita Tahu, Angkut Kayu Bakar Dihutan Kita Tahu”

“Jujur Demi Allah itu murni misskomunikasi. Tidak ada settingan. Justru terkait insiden itu, Kapolri langsung memanggil khusus PJU Terkait. dan Kabid Propam telah memeriksa para anggota terkait insiden ini,” tutur Harry.

Harry menambahkan, keberadaan jurnalis di wilayah hukumnya sangat bermanfaat bagi dirinya dan institusi kepolisian. Baik buruk kepolisian tergantung pemberitaan di media massa.

“Yang membesarkan kepolisisan adalah rekan-rekan wartawan, buruk dan baik ada dalam pemberitaan,” ujarnya.

Senada, Kabid Propam Polda Papua Barat Kombes Pol Rudi Prasetya, mengakui ada miss komuniccations atas insiden yang telah dilakukan Oknum Provost yang diduga telah melakukan kekerasan verbal, dan atau mencekal kepada sejumlah wartawan saat kejadian tersebut hendak ingin masuk ke dalam Lobi ruangan utama, Mapolda Papua Barat.

“Saya atas nama anggota tidak ada niat, itu sikap spontan, tidak ada niatan untuk mencederai atau lakukan hal lainnya. Sikap anggota saat itu, hanya menyikapi tindakan pengamanan yang mungkin sedikit berlebih,” aku Rudy.

Polda PB Legowo Minta Maaf Pada Wartawan
Polda PB Legowo Minta Maaf Pada Wartawan – Ketua PWI terpilih Bustam dan Sekretaris PWI Roy Sibarani saat mempertegas sikap PWI atas insiden dugaan pelecehan dan pencekalan terhadap sejumlah wartawan disela peresmian Mapolda Papua Barat, bertempat di Resto Laut Oriestom, Selasa (30/1/2018) sore sekira pukul 14.00 WIT. (Foto: Kris Tanjung/PBOKe)

Sementara hadir saat itu, Ketua PWI terpilih Papua Barat Bustam, didampingi Sekretaris PWI Roy Sibarani menyatakan atas insiden ini telah sebelumnya menerima masukan dan telah di layangkan surat pernyataan sikap tembusan kepada Kapolda Papua Barat.

Dimana sesuai kesepakatan pertemuan tersebut, para wartawan seluruhnya menginginkan agar pertemuan ini dapat kembali berlangsung dengan agenda tatap muka bersama Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Rudolf Alberth Rodja.

Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com