Portal Berita Papua Barat

Atribut Mirip Bintang Kejora Diadang Nyebrang Pulau Mansiman.

0 903
Atribut Mirip Bintang Kejora
Salah satu atribut mirip bintang kejora yang disita pihak Kepolisian Resor (Polres) Manokwari dari salah satu masyarakat saat akan menaiki Kapal Kasuari Pasific menuju Pulau Mansinam, Senin (5/2/2018).(Foto: Adrian Kairupan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Atribut mirip bintang kejora diadang saat akan menyebrang di peribadatan perayaan HUT PI ke-163 tahun di tanah Papua yang dipusatkan di Pulau Mansinam, Senin (5/2/2018).

Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi, S.IK melalui Kasat Binmas Polres Manokwari Iptu Subianto, yang menghimbau agar pengunjung atau masyarakat yang hendak melakukan kunjungan ke pulau Mansinam tak diperkenankan untuk membawa atribut berbau politik yang sudah jelas bertentangan dengan UUD Pancasila, seperti halnya atribut bendera bintang kejora.

“Saya himbau kepada masyarakat, untuk jangan menggunakan atribut berbau bintang kejora ke pulau Mansinam. Mari kita jaga ketertiban disana (HUT PI, red) dan fokuskan diri untuk mengilhami makna peribadatan ini bukan menebar isu lainnya,” cap Iptu Subianto didermaga pelabuhan Manokwari, saat memberikan sosialisasi edukasi kepada masyarakat saat menaiki kapal Kasuari Pasific, Senin (5/2/2018).

Subiyanto menyampaikan hal ini usai berhasil meniyita tas yang mirip bermotif bendera bintang kejora di beberapa penumpang kapal, saat hendak menaiki kapal KMP. Kasuari Pasific pagi tadi.

“Benar tadi kami ada menyita barang bukti (BB) tas penumpang bermotif bendera bintang kejora. BB kami tahan dan sita. Sedangkan bersangkutan kami peringatkan saja, dan dopersilahkan lanjut ke acara,” ucap Subiyanto menjelaskan.

Pantauan langsung Papuabaratoke.com di sekitar loakasi penyeberangan ke pulau Mansinam, di sisi lani tas bermotif mirip bintang kejora dijual bebas.

Salah satu pedagang yang enggan namanya dimediakan, kepada Papuabaratoke.com menyebutkan tak tahu menahu soal sosialisasi yang disampaikan pihak aparat kepolisian terkat pelarang tersebut.

“Saya tidak tahu soal himbauan ini.Di sisi lain, motif seperti ini kerap dicari masyarakat untuk beli. Karena ini momen tahunan dan seluruh masyarakat tanah Papua hadir. Di sinilah kami mencari rejeki,” pintanya.

Baca Juga:  Disoroti Biaya Ganti Rugi Penambahan Landasan Pacu Bandara Rendani
Penulis : Adrian Kairupan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
error: Content is protected !!