Portal Berita Papua Barat

Bangga Disinggahi Rainbow Warrior, Wagub Komitmen Bangun Papua Barat Kedepankan Keseimbangan Lingkungan

0 100
Disinggahi Rainbow Warrior
Disinggahi Rainbow Warrior – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani yang berada di ruangan navigasi Kapal Green Peace Rainbow Warrior Southeast Asia Ship Tour 2018 yang bersandar di Pelabuhan laut Manokwari, Papua Barat, Senin (12/3/2018).
Manokwari, Papuabaratoke.com – Disinggahi Rainbow Warrior.  Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani kembali nyatakan komitmen dalam membangun daerah Papua Barat mengedepankan keseimbangan lingkungan hidup.

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) Mohamad Lakotani dalam penyambutan Kapal Green Peace Rainbow Warrior Southeast Asia Ship Tour 2018 yang bersandar di Pelabuhan laut Manokwari, Papua Barat, Senin (12/3/2018).

Wagub Lakotani yang sebelumnya sempat berkeliling melihat perlengkapan hingga navigasi kapal tersebut, mengatakan sangat bangga disinggahi oleh kapal yang mengkampanyekan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan hidup ini.

“Sebagaimana informasi bahwa Papua Barat ini sudah kami deklarasikan sebagai provinsi konserfasi. Oleh karena itu segala pembangunan di Papua Barat akan mengedepankan pada aspek-aspek keberlangsungan lingkungan hidup,” ujaral Lakotani.

Meski demikian ia menyebutkan, pemerintah Papua Barat tetap membuka ruang investasi. Namun tetap memperhatikan secara teliti dan bijak aspek lingkungan. Sehingga seluruh proses analisis mengenai dampak lingkungaan (Amdal) tetap hadir dalal semua pembangunan rencana tata ruang wilayah (RTRW).

Terkait payung hukum tentang konservasi ungkap dia, dalam waktu dekat akan segera ditetapkan. Sehingga pencanangan Papua Barat sebagai provinsi konservasi bisa maksimal.

“Tekait investasi kami memang tidak membatasi sepanjang banyak memberi asas manfaat yang seimbang bagi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan KLHK, Dr. Bambang Supriyanto MSc dalam kesempatan itu mengatakan, mengenai hutan adat, yaitu merupakan salah satu bentuk program perhutanan sosial.

“Jadi manfaat perlindungan dan pemanfaatan masyarakat melalui hutan adat, akan mengarah pada angka kesejahteraan. Dengan adanya pengakuan dan perlindungan itu pemerintah wajib hadir juga. Aritnya apa? negara hadir membantu fasilitasi untuk mengkoneksikan dengan program-program yang ada,” tuturnya.

Baca Juga:  Piranha Polda Papua Barat Grebek Judi Togel dan Rolex di Pasar Wosi

Terkait hal ini, perwakilan Green Peace Papua mengatakan, begitu penting dalam pambangunan daerah, mestinya selaras dengan pembangunan keseimbangan lingkungan hidup.

“Untuk di Papua sebagai bagian benteng hutan terakhir di Indonesia, kami beharap pembangunan kesejahteraan masyarakat selaras dan seimbang dengan RTRW,” cetus dia.

Dalam penyambutan kapal rainbow warrior green peace tersebut, selain dihadiri oleh wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, Sekda Papua Barat, Nataniel Mandacan, juga hadir wakil Bupati Manokwari Edi Budoyo, Ketua MRPB Maxsi Ahoren dan Kapolres Manowari AKBP Adam Erwindi.

Tak hanya itu, puluhan masyarakat sekitar ikut menyambut kedatangan kapal tersebut.

Penulis : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com