Portal Berita Papua Barat

BEM Unipa Dukung Penolakan MoU Polda Papua Bersama Rektor Uncen

0 877
BEM Unipa
BEM Unipa – Presiden Mahasiswa Unipa, Pilatus P. Logowa (Ke tiga dari kiri), Yosua Sayori Sekeretaris Jendral Sekjen. Wapresma Infak I. Mayor, samping kaos merah dan anggota presma BEM Unipa, periode 2017-2018.(Foto: Clemens Mandacan/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – BEM Unipa.   Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Papua (BEM Unipa), mendukung penuh aksi penolakan yang dilakukan oleh Badan BEM Universitas Negeri Cenderawasih (Uncen) terkait penandatanganan kerja sama atau nota kesepahaman alias Memorandum of Understanding (MOU), tentang pengamanan kampus Uncen, oleh Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar dan Rektor Uncen DR. Ir. Apollo Safanpo, ST.MT, yang telah disepakati, Rabu (7/3/2018).

Hal ini dinyatakan oleh Pilatus P. Logowan, Presiden Mahasiwa Uinpa kepada wartawan di sekretariat BEM Unipa, Manokwari Papua Barat, Kamis (8/3/2018).

Yakni dengan beberapa alasan, diantaranya menilai kehadiran aparat kepolisian dalam lingkungan kampus, dikhwatirkan secara tak lansung dapat mempengaruhi mahasiswa.

“Kita khawatir bisa mendoktrin secara pisikologis, maka akan mempengaruhi atau hilangnya idealisme dan independensi mahasiswa. Juga bertentangan dengan semangat reformasi yang secara tidak lansung akan menutup ruang demokrasi pada mahasiswa di bumi Papua-Papua Barat,” ucapnya.

Ia menuturkan, jika pihak kepolisisan Polda Papua Barat ingin membangun kerja sama dengan Unipa, maka pihaknya pun, akan melakukan aksi penolakan yang sama.

“Pada prinsipnya Ideologi kita tetap satu menyuarakan apa yang bisa disuarakan oleh mahasiswa dengan landasan atau tugas dan fungsi dari mahasiswa,” terangnya.

“Sekali lagi, kami mahasiswa Unipa mendukung rekan-rekan mahasiswa Uncen untuk meminta kepada Bapak Rektor Uncen agar segera mencabut SK kerja sama dengan Polda Papua,” pinta dia.

Penulis : Clemens Mandacan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com