Portal Berita Papua Barat

Casis di Papua Barat Jadi Korban Penipuan Berkedok Panitia Penerimaan Anggota Polri

0 297
Penerimaan Anggota Polri
Penerimaan Anggota Polri – Kepala Biro SDM Polda Papua Barat Kombes Pol Dirin, S.IK, M.H. (Foto : Razid Fatahuddin/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Penerimaan Anggota Polri.  Modus penipuan berkedok panitia penerimaan calon anggota Polri kembali memakan korban. Kali ini, korbanya terdiri dari beberapa orang calon siswa (casis) yang mendaftar melalui Panitia Daerah (Panda) Papua Barat.

Kepala Biro SDM Polda Papua Barat, Kombes Pol Dirin, S.IK. M.H mengimbau, agar masyarakat tidak mudah percaya dengan pihak-pihak yang mengaku bisa memberi jaminan dan kelulusan dalam penerimaan calon anggota Polri.

“Sudah ada empat orang (casis) yang menjadi korba yang datang ke saya. Korban itu dari berbagai daerah, antara lain kabupaten Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Fak-fak, dan Raja Ampat,” kata karo SDM, Jumat (13/4/2018).

Kata dia, modus penipuan dilakukan dengan cara meminta korban mengirim sejumlah uang dengan cara ditransfer ke rekening pelaku. Uang yang diminta ke beberapa casis dimaksud jumlahnya bervariasi. Ada yang nominalnya Rp2,5 juta, Rp3 juta, dan Rp4 juta.

“Bukti transfer disuruh bawa ketemu Karo SDM. Saya kaget juga, kenapa bisa begitu padahal tidak ada seperti itu. Saya kasihan,” ujarnya.

Kombes Dirin meyakinkan masyarakat, penerimaan calon anggota Polri tanpa dipungut biaya alias gratis. Sebab prosesnya menerapkan prinsip clear and clean.

Baca Juga:  Penerimaan Terpadu Anggota Polri Kedepankan Prinsip “BETAH”, Karo SDM Polda PB: Awasi Prosesnya

Untuk itu, jika ada menerima telpon atau bertemu dengan pihak yang mengaku bisa menjamin menjamin kelulusan dalam seleksi penerimaan calon anggota polri, tidak usah dilayani. Itu adalah penipuan.

“Kita pastikan semua proses clear and clean. Percaya pada diri sendiri, lulus karena kemampuan diri sendiri bukan karena orang lain. Orang tua dan wali juga harus mendukung para casis sesuai dengan kemampuannya dengan cara-cara yang betul,” tandasnya.

Dalam kesempatan ini, Kombes Dirin meminta para casis dan orang tua atau wali, agar mencatat identitas lengkap dari pihak-pihak yang meminta uang dengan dalil bisa menjamin kelulusan.
“Kalau ada tolong dicatat namanya, apalagi sampai sudah membayar. Laporkan. Kita akan tindaklanjuti,” ujarnya seraya mengatakan para korban telah membuat laporan polisi di Polda Papua Barat.

Penulis : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!