Portal Berita Papua Barat

Cegah Kekerasan Antar Napi, Kemenkumham Sidak Lapas Manokwari

0 107
Kemenkumham Sidak Lapas Manokwari
Kemenkumham Sidak Lapas Manokwari – Kepala Lapas Kelas IIB Manokwari, Yosef Yembise. (Foto: Rasyid Fatahuddin/PBOke)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Kemenkumham Sidak Lapas Manokwari.  Warga binaan lembaga pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Manokwari dikejutkan oleh hadirnya tim Kantor Wiayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua Barat, Selasa (20/2/2018) malam.

Kepala Lapas Kelas IIB Manokwari, Yosef Yembise yang berhasil dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (21/2/2018) sore, mengatakan sidak tersebut dilakukan guna memastikan, benda tajam, seperti gunting, pisau, korek api, kabel listrik dan termasuk hand phone (HP), bahkan peredaran miras dan narkoba tak berada di dalam lapas.

“Sidak yang dilakukan oleh Kanwil Kemenkumham ini, berkaitan dengan tugas rutin untuk mencegah adanya kasus kekerasan di antara warga binaan (Napi) dalam lapas,” ujarnya.

Yemnbise mengatakan, sidak yang dilakukan itu mendapat dukungan penuh dari warga binaan, sebab apa yang dilakukan tim Kanwil Kemenkumham berkaitan dengan tata tertib didalam lapas.

Dirinya mengemukakan bahwa, penggeledahan dalam lapas ada dua hal yakni insdentil dan rutin.

“kalau insidentil itu berkaitan dengan ada masalah yang memang terjadi namun kalau rutin sudah menjadi tugas” katanya.

Ditanya ada pengaduan warga binaan didalam lapas yang mengaku kehilangan uang saat sidak berlangsung, Kalapas mengatakan, kalau ada kehilangan mereka sendiri tidak mendapat laporan. Namun sebenarnya warga binaan sudah mengetahui tata tertib sehingga kalau ada barang berharga bisa dititip ke bagian registrasi lapas.

Untuk itu, dirinya mengaku bahwa jika terdapat kehilangan uaang milik warga binaan, maka bukan kesalahan lapas, sebab aturan sudah jelas.

Ia mengklaim bahwa barang yang disita saat sidak semuanya menjadi barang bukti dan tak ditemukan barang yang disebutkan atau dilarang keberadaannya dalam lapas.

“Dengan kondisi lapas yang begini seharusnya barang berharga milik warga binaan bisa dititip kepada petugas lapas dibagian registrasi sehingga tidak terjadi apa-apa yang diinginkan bersama,”
tambah Yembise.

Penulis : Hanas Warpur
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com