Portal Berita Papua Barat

Cuaca Buruk Picu Harga Ikan Naik Dua kali Lipat

0 53

Manokwari, Papuabaratoke.com – Harga ikan laut di pasar tradisional Manokwari, meningkat dari harga normal pasca Lebaran.

Selain stok ikan terbatas, sejumlah nelayan pun hingga kini belum berani melaut karena cuaca buruk, akibatnya, banyak lapak jualan pedagang ikan yang kosong.

Rahmat pedagang ikan di Pasar Ikan Sanggeng menuturkan “rata-rata ini bukan ikan segar. Pasokan ikan segar dari nelayan belum masuk, karena cuaca di laut masih buruk,” tutur Rahmat kepada Papuabaratoke, Selasa (11 Juli 2017). Minimnya pasokan ikan segar bisa berlangsung hingga pekan depan jika cuaca di laut masih buruk.

Pantauan PBOKe (papuabaratoke.com) Kenaikan harga ikan saat ini cukup signifikan. Contohnya, harga Ikan Oci yang dibandrol Rp.50 Ribu per tumpuk (6 ekor). Padahal, harga normalnya hanya Rp 20 Ribu per tumpuk.

Sementara, Ikan Ekor Kuning dibandrol Rp.50-60 Ribu per ekor, Ikan Merah Rp.150 per dua ekor. Sementara Ikan Cakalang (Tongkol) saat ini sedang kosong.

Hal Yang sama dikatakan Ridwan, pedagang Ikan pasar sanggeng “Kalau lagi murah, biasanya Ikan Oci 20 Ribu, ekor kuning 50 Ribu per ekor untuk ukuran besar,”.

Terpisah, Kepala BMKG Stasiun Rendani Manokwari, Denny Putiray, membenarkan terkait cuaca buruk saat ini, dikatakannya arah angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan 5-15 Knot atau 10-30 Km/jam, berpengaruh terhadap terhadap tinggi gelombang berkisar 1-2 Meter.

“Kecepatan dan arah angin sangat mempengaruhi tinggi gelombang, lebih baik nelayan menghindari berakitivitas di sekitar perairan Manokwari,” bebernya.

Tinggi gelombang tersebut diperkirakan akan berlangsung tiga hingga empat hari kedepan. selain nelayan, kapal pelayaran rakyat juga diminta waspada. (THX/PBOKe)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com