Portal Berita Papua Barat

Dibalik Eksotik Pantai Kafiar Amban, Masyarakat Diimbau Utamakan Keselamatan

0 219
Pantai Kafiar Amban
Pantai Kafiar Amban (Foto : Dokumentasi/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Pantai Kafiar Amban.  Dibalik eksotik keindahan pantai petrus kafiar Amban, masyarakat diminta tetap mengutamakan keselamatan. 

Pantai Amban yang tak terlepas dari panorama dan keindahan alam pantainya tersebut, letaknya yang berhadapan langsung dengan lautan lepas samudra pasifik menawarkan karakteristik keindahan lautan lepas.

Dan tak hanya itu, sejuta eksotis tumbuhan dan pepohonan menghiasi di sepanjang pantai. Kondisi demikian mampu memberi kesejukan dan menawarkan daya tarik yang memukai bagi para pengunjungnya.

Namun sayang pantai yang terletak di wilayah distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat yang menjadi ikon wisata masyarakat Manokwari bahkan turis lokal maupun manca negara ini kerap menelan korban lantaran gulungan ombaknya yang seakan memecahkan garis pantai.

Emus Wiyahwari Ketum Forum Kemitraan Pemolisian dan Masyarakat (FKPM) menuturkan, pantai Amban dari segi estetika (keindahan) akan alam dan pantai tak jauh kalah dengan pantai pada umumnya.

Namun ia mengingatkan bagi para pengujung yang hendak menikmati keindahan laut dengan berenang, sebaiknya berhati-hati.

“Memang warga sekitar pantai petrus kafiar, Anggori dan warga Amban kerab kali mengunjungi pantai dan berenang di sana menikmati air pantai. Tapi yang saran kami, harus tetap utamakan keselamatan. Kitong berenang (Mandi) pada tempat tertentu dan pada saat ombak lagi teduh (Tanang),” ucap Emus Wiyahwari kepada Papuabaratoke.com, Senin (19/2/2018).

Meski sebagian besar warga telah mengetahui karakterustik pantai tersebut lantaran sudah terbiasa. Namun tak sedikit pula warga sekitar yang hampir menjadi korban keganasan ombak pantai petrus Kafiar.

“Beberapa kali warga sini sempat terseret tapi masih bisa diselamatkan,” kata Emus usai mendampingi Sat Bimas Polres Manokwari yang melakukan kunjungan kemitraan bagi para mahasiswa di Asrama Merauke, Manunggal Besar, Kelurahan Amban Distrik Manokwari Barat.

Baca Juga:  Gembala: HUT Ke-20 GPdI Elgibbor, Jemaat Wajib Dewasa
Pantai Kafiar Amban
Pantai Kafiar Amban – Emus Wiyahwari Ketum Forum Kemitraan Pemolisian dan Masyarakat (FKPM). (Foto: Clemens Mandacan/PBOKe)

“Pantai Amban memang arusnya dan ombaknya kencang. Sering menelan korban. Sebagaimana anak kita kemarin (Mingg, 18/2/2018) mahasiswi asal Kabupaten Kaimana yang terseret meski sempat ditolong tapi akhirnya meninggal. Untuk itu saya berharap, bisa mandi-mandi, tapi liat keadaan ombak dan arus dulu,” tutur dia.

“Sekali lagi, saya secara pribadi memohon dan menghimbau kepada masyarakat Manokwari dan khusus bagi ade-ade, anak-anak mahasiswa agar utamakan keselamatan. Karenanhampir setiap tahun Pantai Petrus Kafiar Amban selalu menelan korban. Boleh saja mendatangi pantai, tetapi saya memganjurkan agar hanya menikmati pemandangan alamnya dan tidak untuk berenang,” serunya.

Penulis : Clemens Mandacan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com