Portal Berita Papua Barat

Dinilai Tak Transparan, Disnakertrans Laporkan CSTS LNG Tangguh ke Pengawas Pusat

0 669
Disnakertrans Laporkan CSTS LNG Tangguh
Disnakertrans Laporkan CSTS LNG Tangguh – Kepala Disnakertrans Kabupaten Teluk Bintuni Drs Jamaludin Iribaram. (Foto: Istimewa)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Disnakertrans Laporkan CSTS LNG Tangguh.  Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Teluk Bintuni melaporkan kontraktor CSTS pembangunan kilang LNG Tangguh Train III ke pengawas tinggkat pusat.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Kepala Disnakertrans Kabupaten Teluk Bintuni Jamaludin Iribaram. Dikatakan, langkah ini ditempuh lantaran menilai sejumlah kontraktor CSTS selalu tak transparan dan rekrutmen tenaga kerja untuk LNG Tangguh.

“Rekrutmen tenaga kerja tren III LNG Tangguh yang dilakukan dari subkon dari Chiyoda, Saipem, Tripatra dan Suluh Ardhi Engineering (CSTS) yang bertugas melakukan merekrut tenaga kerja sama sekali tidak transparan dan tidak jelas,” ungkap Jamaludin Iribaram, beberapa waktu lalu.

Ia menuturkan, sejak awal proses rekrutmen tenaga kerja telah mengalami cacat aturan baik train I, II dan train III.

“Sampai sekarang tidak jelas semua, dari awal sudah salah, salahnya dari awal rekrut tenaga kerja (Pencaker) ini, tidak lewat kita (Disnakertras,red) Kabupaten Teluk Bintuni. Dan ketika kita ribut-ribut kemudian diberikan kepada kita dengan segala macam rekomendasi, barulah kemudian kami buka pendafataran, lima ratus delapan puluh satu pencaker diterima. Selanjutnya dilalakukan seleksi dan hanya diterima enam puluh orang karyawan,” ucapnya.

Dia menyebutkan, pihaknya tak mengetahui enam puluh karyawan tersebut ditempatkan dimana. Bahkan kontrak kerja puluhan tenaga yang dinyatakan lolos tak diketahuiny.

“CSTS, jangan cari benar, ini pemerintah kita tidak mungkin buat aturan yang tidak benar,” cetusnya dengan nada tegas.

Karena itu, tertanggal 28 Februari 2018, pihaknya menyurati subkon-subkon CSTS, meminta kejelasan terkait hal tersebut, namun hingga saat ini tak direspon.

“Saya sampaikan kita jalan ikut aturan, tugas kita tegakan aturan. Dan untuk itu kami telah melaporkan kepada pengawas tingkat provinsi dan pusat terkait hal tersebut dan dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Ini Tanggapan Bupati Demas Soal Ganti Rugi Lahan Parkir Bandara

CSTS merupakan gabungan perusahaan PT Tripatra Engineers and Constructors, PT Tripatra Engineering, PT Chiyoda International Indonesia, PT Saipem Indonesia, PT Suluh Ardhi Engineering dan Chiyoda Corporation Consorcium yang dipercayakan melakukan sejumlah rekrutmen tenaga kerja pembangunan kilang LNG Tangguh Train III.

Penulis: CLemens Mandacan
Editor : Kris Tanjung
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com