Portal Berita Papua Barat

Disoroti Pengangkatan Kepala Kampung-Desa di Kabupaten Maybrat

0 16
Pengangkatan Kepala Kampung
Tokoh Pemuda Kabupaten Maybrat, Seby Sebelon Ibiah (Photo : ILO/PBOke)

Manokwari, Papuabaratoke.comPengangkatan Kepala Kampung. Hasil pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah harus menyentuh dan dirasakan oleh masyarakat kampung dan desa.

Salah seorang Tokoh Pemuda Kabupaten Maybrat Seby Seblon Ibiah mengatakan, Senin (11/9/2017), masyarakat membutuhkan sentuhan pelayanan yang baik dan merata melalui program pembangunan yang prorakyat.

“Kepala kampung yang diangkat harus melalui mekanisme musyawarah untuk mencapai mufakat sesuai mekanisme Undang-Undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Hindari politik balas dendam dan politik balas budi, karena itu bukanlah budaya asli masyarakat Maybrat,” katanya.

Kata Seblon, kepentingan dalam pilkada telah selesai. Jangan lagi memelihara “bara konflik” di tengah-tengah masyarakat. Sebab kehadiran Kabupaten Maybrat bukan untuk dijadikan sebuah simbol perpecahan.
Dia berharap, Bupati dan Wakil Bupati Bernard Sagrim dan Paskalis Kocu merangkul semua elemen masyarakat. Demi mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Ini pun harapan yang sesuai motto orang Maybrat “Nehaf Sau, Bonot Sau….Anu Rae Sau, Anu Rae Yum…Nema Anu Beta Tubat Maybrat”.
“Kiranya itu menjadi semangat kita bersama untuk membangun Maybrat yang maju, aman, mandiri, damai dan bermartabat, ujar mantan Ketua Umum GMKI Cabang Jayapura ini.

Seblon menambahkan tim sukses tidak lagi boleh mengintervensi kepemimpinan bupati dan wakil bupati terpilih. Tugas tim sukses telah berakhir yang ditandai dengan pelantikan kandidat yang didukung.
Untuk itu, tidak dibenarkan ada upaya tim sukses berupaya mendorong proses pemberhentian dan pencopotan jabatan kepala kampung serta pemindahan dan penghapusan nama kampung tertentu yang telah lama dihuni masyarakat.

“Upaya tersebut hanya akan menimbulkan konflik horizontal berkepanjangan di masyarakat. Masyarakat jangan terprovokasi. Aparat kampung yang dipilih harus mampu memimpin rakyatnya untuk membangun kampung secara mandiri, bertanggungjawab, dan bermartabat, demi mewujudkan otonomi kampung,” pungkasnya. (ILO/PBOke)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!